Showing posts with label Kuliner. Show all posts
Showing posts with label Kuliner. Show all posts

Wednesday, May 14, 2014

Angkringan - Bisnis Kuliner Malam Yang Sederhana Omset Membahana

bisnis usaha makanan angkringan
Selalu ada saja kreasi yang dicetuskan oleh pelaku bisnis, termasuk diantaranya adalah pelaku bisnis kuliner. Setelah jenuh dengan berbagai konsep kesempurnaan yang biasanya diharuskan dalam sebuah pelayanan pada bisnis kuliner, kini mulai ramai bermunculan sebuah konsep yang sama sekali berlawanan dengan semua konsep "kesempurnaan" tadi. Bisnis kuliner ala jalanan.

Konsep kuliner ini hampir tidak mengenal sebuah pakem pemasaran kuliner yang biasanya menuntut terpenuhinya kebersihan tempat usaha serta kehigienisan menu makanan, pada kosep kuliner jalanan ini semua itu sama sekali tidak begitu berarti. Kuliner jalanan, atau yang lebih dikenal dengan sebutan "angkringan" ini mengandalkan kesederhanaan pada kosep pelayanannya. Dengan memotong semua standar yang umumnya harus dipenuhi dalam bisnis kuliner konvensional, justru bisnis kuliner berkonsep angkringan ini mendapatkan perhatian dari masyarakat, terutama penikmat kuliner.


Angkringan ini sudah lama dikenal masyarakat Indonesia di berbagai daerah di Indonesia. Istilahnya berbeda-beda di setiap daerah, namun secara konsep menunjukkan kesamaan, penjual menyediakan menu makanan dan minuman yang sederhana, harganya murah, penjual hanya menyediakan tempat seadanya bagi pembeli (biasanya hanya berupa alas lantai saja), biasanya buka di pelataran halaman di pinggir jalan, serta hanya buka pada malam hari.

Pamor angkringan ini mulai dikenal luas berasal dari Yogyakarta. Ini sangat masuk akal, mengingat Yogyakarta merupakan kota dengan banyak sekali perguruan tinggi, sehingga banyak pula mahasiswa/mahasiswi dari berbagai daerah di Indonesia yang tinggal untuk mengenyam pendidikan di sana. Mereka ini tentunya mencari tempat-tempat penjual makanan yang serba murah meriah. Konsep angkringan ini sangat cocok bagi para pelajar ini. Kemudian dari waktu ke waktu menjadi sebuah tren di kalangan mahasiswa dan terbawa ke daerah asalnya.

Faktor Kunci

Sebenarnya konsep jajanan makanan kaki lima ini sudah ada di berbagai daerah sejak lama dengan harga yang murah meriah. Ini menjadi faktor pertama dalam bisnis ini. Harga menjadi sangat penting, karena ini yang membedakan konsep angkringan dengan jajanan makanan lainnya.

Faktor kedua dalam bisnis ini adalah lokasi, karena angringan ini pastinya membutuhkan sebuah area sebagai lahan bagi pelanggan untuk lesehan dalam menikmat menu yang disajikan. Tidak perlu luas, karena perlu diingat bahwa kesederhanaan merupakan bagian dari konsep angkringan, dan ini menjadi faktor ketiga yang perlu diketahui. Kemudian sebagai penunjang, tentunya menyangkut masalah menu yang disajikan.

Angkringan ini sebenarnya sudah ada di berbagai daerah di Indonesia, dan ini membuat knsep kuliner ala angkringan juga mempunya menu yang berbeda-beda pula, tergantung daerah asal masing-masing. Dengan begitu angkringan mempunyai bentuknya sendiri di setiap daerah. Tidak ada pakem khusus mengenai menu apa yang disajikan, yang terpenting adalah harus di sesuaikan antara menu dengan harga, juga rasa. Jika semuanya bisa dipadukan dengan sempurna, maka bisa dipastikan sebuang angkringan akan menjadi bahan perbincangan dan banyak dicari.

Kuliner Alternatif

Sekarang ini semakin banyak orang yang ingin mencari suasana baru dalam hal apapun, termasuk makanan. Konsep "seadanya" dengan segala keterbatasan yang dimiliki oleh angkringan ini ternyata mampu menjawab permintaan itu. Menu tradisional yang terkesan seadanya ternyata justru memberikan sensasi baru bagi penikmat kuliner. Bukan hanya menu yang seadanya, pelayanan serta lokasi yang seadanya itu juga menjadi nilai lebih.

Angkringan biasanya buka pada malam hari, karena memang lokasi penjualannya seringkali memanfaatkan pelataran kantor, toko atau trotoar dipingir jalan, sehingga tidak memungkinkan jika beroperasi pada siang hari. Dalam hal fasilitas pelayanan, angkringan juga tidak memberikan banyak kelebihan. Menu makanan yang ditawarkan tidak mempunyai banyak pilihan dan tidak menyediakan stok yang banyak, sehingga terkadang ada saja pembeli yang kehabisan menu yang dicarinya. Namun ini justru yang membuat pelanggan menjadi penasaran dan cenderung untuk kembali lagi.

Pelayanan yang diberikan juga sangat sederhana. Pelanggan mengambil sendiri menu yang disukai. Sepincuk nasi bungkus dan kemudian pelanggan menambahkan sendiri lauk pauk serta sayuran yang mereka suka. Pelanggan lalu duduk di lesehan yang telah disediakan. Biasanya hanya berupa samak sederhana, dan terkadang juga disediakan meja kecil.

Semua kesederhanaan ini memang secara tidak terduga justru menjadi daya tarik tersendiri. Orang-orang "purist" juga sangat menggemari kuliner semacam ini. Kesederhanaan dan berbagai pelayanan yang minimalis ini memberikan semacam alternatif orang-orang yang ingin mempunyai pengalaman unik dalam menyantap makanan. Dari mulut ke mulut, bisnis angkringan ini kemudian banyak menjamur dan semakin banyak peminatnya.

Peluang

Dilihat dari segi bisnis, usaha angkringan ini ternyata bisa mendatangkan keuntngan yang cukup besar. Dengan perhitungan keuntungan bersih rata-rata 25%, jajanan kuliner jelas harus menjadi sektor bisnis kuliner yang perlu diperhitungkan prospeknya.

Dengan harga menu rata-rata berkisar antara Rp.5.000/porsi dan rata-rata dalam semalam menjual hingga 300 porsi, maka omset yang didapat sekitar Rp.1.500.000. Ini artinya profit yang diperoleh mencapai Rp.375.000/malam, atau sekitar Rp.11.250.000/bulan. Menarik bukan?

Namun Anda tetap harus memperhatikan beberapa faktor yang diuraikan diatas tadi, bahwa faktor harga, lokasi, minimalis serta menu yang disajikan sangat penting.


Join Channel BBM "Pelaku UKM". Search channel kami atau invite pin C001A97A3 untuk memperoleh update mengenai artikel terbaru atau berbagai informasi lain seputar dunia usaha di Indonesia.

Thursday, May 8, 2014

Segarnya Omset Bisnis Minuman Yoghurt Semakin Terasa

minuman yoghurt
Bisnis minuman yoghurt. Siapa sangka jenis minuman fermentasi ini kemudian menjadi salah satu tren sebagai pelengkap bisnis kuliner? Dengan semakin mudahnya akses informasi, sekarang ini orang-orang menjadi semakin memiliki kesadaran akan kesehatan, bukan hanya pada masalah lingkungan, tapi juga terhadap masalah asupan makanan dan minuman yang mereka konsumsi. Termasuk diantaranya adalah minuman yoghurt.

Yoghurt merupakan minuman yang dibuat dari fermentasi susu. Dari sebuah artikel di wikipedia, yoghurt ini ternyata telah dikonsumsi oleh manusia kurang lebih sejak 4500 tahun yang lalu. Kala itu yoghurt terfermentasi secara tidak sengaja, karena orang-orang menyimpan berbagai minuman menggunakan kantung air yang terbuat dari usus hewan. Ketika mereka menyimpan susu pada kantung air dari usus hewan tersebut bakteri merubah susu tadi menjadi yoghurt.

Minuman Kesehatan

Sekarang ini yoghurt sudah menjadi salah satu menu minuman favorit di seluruh dunia. Ditambah lagi jika dulu hanya sekedar varian minuman biasa, seiring berkembangnya penelitian dan pesatnya jaringan informasi, yoghurt kini kian dicari sebagai minuman kesehatan yang praktis dan menyegarkan.

Proses fermentasi oleh bakteri lactobacillus dan bifidobachterium yang merupakan arganisme probiotik yang baik bagi kesehatan. Asam laktat yang dihasilkan oleh fermentasi dari laktosa yang bekerja pada protein susu menyebabkan yoghurt ini memiliki tekstur yang lebih padat dan mempunyai aroma asam yang khas. Namun hal ini justru yang menghasilkan unsur baru yang baik bagi tubuh, karena kandungan proteinnya menjadi lebih kaya, selain itu yoghurt juga mengandung kalsium, riboflavin, vitamin B6 dan vitamin B12.

Berbagai kandungan yang terdapat pada yoghurt tersebut membuat minuman ini menjadi salah satu minuman kesehatan yang banyak dianjurkan oleh para ahli kesehatan. Beberapa manfaat kesehatan bagi yang mengkonsumsi yoghurt diantaranya :
  • Menyehatkan pencernaan
  • Mencegah timbulnya infeksi pada vagina
  • Menurunkan resiko darah tinggi
  • Mencegah Oesteoporosis
  • Membuat kita kenyang lebih lama
  • Melindungi usus besar
  • Mendegradasi kolesterol
  • Meningkatkan kekebalan tubuh
  • Mengurangi stress
  • Baik untuk yang sedang menjalani program diet
Peluang

Minuman yoghurt ini memang bukan hal baru di Indonesia. Keberadaannya sudah dikenal masyarakat secara luas sejak lama, terutama masyarakat perkotaan, namun hanya berfungsi sebagai pelepas dahaga saja, karena memang tidak ada informasi mengenai kandungan yang ada pada yoghurt serta manfaatnya bagi kesehatan.

Sekarang ini akses informasi semakin mudah didapat. Masyarakat mulai sadar mengenai banyak hal, termasuk soal kesehatan serta asupan makanan dan minuman apa yang baik bagi tubuhnya. Tentunya ha ini sebuah peluang bagi pelaku bisnis minuman yoghurt. Momen kesadaran masyarakat akan kesehatan bisa dimanfaatkan untuk memasarkan produk minuman fermentasi ini.

Omset Tinggi

Sekarang ini yoghurt sudah menjadi minuman konsumsi berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari kalangan atas hingga masyarakat lapisan bawah bisa menikmati minuman sehat ini. Sebuah pangsa pasar yang luas tentunya. Anda tinggal menentukan segmen pasar mana yang Anda bidik. Sebuah kedai yoghurt di sebuah pusat perbelanjaan di Bandung yang membidik pasar kalangan premium saja dalam sehari bisa menjual hingga 300 porsi dalam sehari dengan keuntungan sekitar 25%. Jika harga jual rata-rata katakanlah Rp.25.000/porsi, maka keuntungan dalam sebulan mencapai sekitar Rp.55.000.000 !

Estimasi jika Anda berkonsentrasi membidik pasar menengah dengan minuman yoghurt kemasan cup kecil misalnya. Harga jual di pasaran untuk minuman yoghurt kemasan cup 125ml sekarang ini Rp.4.000/cup. Dengan penjualan minimal 100 cup/hari, maka anda sudah bisa mengantongi keuntungan sekitar Rp.3.000.000/bulan.

Memulai Bisnis

Proses pembuatan yoghurt ini memang bisa dibilang sederhana, namun tidak mudah dalam prakteknya. Kegagaan produksi seringkali terjadi pada tahap fermentasi. Banyak faktor yang menyebabkan gagalnya proses fermentasi, namun yang sering terjadi adalah kurang terjaganya perangkat yang digunakan, sehingga tidak steril. Ini yang menyebabkan fermentasi menjadi tidak sempurna.

Tapi Anda tidak perlu khawatir. Sekarang ini sudah cukup banyak tempat-tempat kursus makanan dan minuman yang juga membuka kursus pembuatan yoghurt. Prosesnya juga tidak lama. Umumnya dengan mengikuti kursus secara rutin, dalam 1-2 bulan Anda sudah bisa memulai produksi Anda sendiri. Hal utama yang harus Anda peajari adalah mengenai takaran yang tepat antara susu dengan bibit yoghurt, juga satu hal terakhir adalah penambahan perisa tertentu, karena sekarang ini yoghurt dengan varian rasa lebih banyak cenderung lebih diminati masyarakat.

Jika Anda tdak mempunya cukup modal untuk terjun kedalam bisnis ini, Anda bisa memulai sebagai reseller. Menjadi reseller yoghurt sekarang ini sangatlah mudah, karena jumlah produsen yoghurt sekarang ini cukup mudah ditemukan. Anda bisa membeli dengan harga reseller kemudian mulai memasarkannya. Baru kemudian Anda bisa sambil belajar memproduksi sendiri yoghurt Anda.

Lalu bagaimana jika Anda ingin memasarkan merek Anda sendiri namun Anda belum bisa melakukan produksi sendiri? Anda selalu saja bisa mengajukan kerjasama dengan produsen, dmana Anda hanya menumpang produksi, dimana Anda membeli seperti halnya reseller, namun untuk setiap pemesanan yang Anda buat nantinya menggunakan kemasan yang sudah Anda siapkan sendiri. Tentu saja untuk masalah pengadaan kemasan adalah tanggung jawab Anda. Cara ini cukup banyak dilakukan oleh beberapa merek yang cukup dikenal dalam bisnis yoghurt pada awal bisnis mereka berdiri.

Kendala

Masalah dalam bisnis makanan dan minuman pada daarnya adalah sama; masa kadaluarsa yang cepat. Sayuran hanya bisa bertahan selama maksmal 3 hari. Minuman mungkin bisa sedikit lebih lama. Pada yoghurt, masa kadaluarsanya tergantung pada cara penyimpanan. Jika disimpan pada suhu ruangan, yoghurt bisa bertahan selama kurang lebih 3 minggu. Namun jika Anda menyimpannya pada kondisi beku, yoghurt bisa tahan hingga 3 bulan.

Hal ini tentu harus menjadi bahan pertimbangan Anda dalam melakukan pemasaran. Anda harus bisa memperkirakan kemampuan penjualan Anda dengan data tahan yoghurt yang Anda jual. Selalu berikan produk yang terbaik pada konsumen Anda. Jangan korbankan kredibilitas brand Anda hanya karena memaksakan untuk menjual produk sisa, meskipun hanya beberapa cup saja misalnya. Sekali Anda melakukannya, Anda akan kehilangan 1 pelanggan dari setiap cup kadaluarsa yang Anda jual. dan dari 1 pelanggan yang hilang itu tentu akan bercerita kepada orang lain. Bayangkan berapa banyak calon pelanggan yang Anda lewatkan..?

Selamat berbisnis ya ::)
Jika anda adaah pelaku bisnis yoghurt dan ingin bisnis Anda kami muat pada halaman Direktori Pelaku Usaha, silahkan hubungi kami.