Showing posts with label Serba Serbi. Show all posts
Showing posts with label Serba Serbi. Show all posts

Wednesday, December 24, 2014

Produktifitas dan Kebahagiaan Karyawan

tips bisnis, trik usaha

SERBA SERBI - Produktifitas. Terlepas apakah Anda seseorang pengusaha yang sedang merintis suatu bisnis, atau seorang eksekutif sebuah perusahaan dengan ribuan karyawan, akan sangat sulit bagi Anda untuk mengabaikan korelasi antara keuntungan yang diperoleh dengan karyawan-karyawan yang bahagia. Sebagai contoh, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard Business Review beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa karyawan yang bahagia memiliki rata-rata produktivitas 31% lebih tinggi, penjualan 37% lebih tinggi, dan tingkat kreativitas juga tiga kali lebih tinggi.

Tantangannya adalah bagaimana menemukan cara terbaik untuk membuat orang-orang dalam tim Anda selalu bahagia dan produktif. Menurut sebuah survey yang dilakukan oleh majalah Fortune, Google dinobatkan sebagai sebagai tempat kerja terbaik di dunia, dan itu mereka capai hanya dengan menyediakan makanan gratis untuk setiap karyawan dengan membuat beberapa dapur kecil yang jaraknya hanya membutuhkan waktu tiga menit dari setiap ruangan kantor, dan kesemuanya terbuka 24 jam sehari.


Sayangnya, hal tersebut nyatanya tidak mudah untuk dilakukan bagi sebagian besar perusahaan. Sebagian besar ahli setuju bahwa kebahagiaan di tempat kerja memang sulit. Psikolog Ron Friedman, dalam bukunya "The Best Place To Work," mengeksplorasi masalah ini secara rinci, dan beberapa poin yang ia tawarkan mudah-mudahan bisa memaksimalkan bisnis Anda:

Frekuensi reward lebih penting daripada ukuran. Umpan balik dalam bisnis menunjukkan bahwa umpan balik positif dan imbalan yang tidak terlalu besar namun sering justru cenderung membuat orang bahagia lebih lama ketimbang kebahagiaan besar namun sangat jarang. Bahkan penghargaan terbesar atau mungkin kenaikan gaji akan luntur dalam waktu kurang dari satu tahun, dan sebagian besar karyawan memang lebih memilih reward-reward kecil setiap beberapa hari.

Berbagai event positif yang bervariasi dapat mencegah adaptasi negatif.Orang-orang cenderung kehilangan ketertarikan terhadap hal-hal yang terjadi berulang-ulang, tidak peduli seberapa positif hal tersebut. Dengan melakukan wisata tentunya bisa memecahkan rutinitas kehidupan sehari-hari, serta membuat Anda benar-benar meresapi kenikmatan untuk bisa kembali ke rumah. Dan di tempat kerja, variasi-variasi tersebut bisa berupa event-event unik atau pemberian penghargaan tertentu setiap bulannya.

Pengalaman positif yang tak terduga memberikan dampak yang besar. Ketika sesuatu hal yang mengejutkan terjadi, otak kita secara otomatis akan menganalisa lebih dalam, sekaligus menyebabkan dampak emosional yang besar. Dengan demikian Anda harus lebih sering membuat beberapa kejutan-kejutan positif, seperti sesekali mengadakan acara makan siang bersama atau kegiatan khusus lainnya, untuk mengurangi dampak emosional dari suatu berita buruk misalnya.

Pengalaman hidup yang baru memiliki dampak yang lebih dari reward berupa barang.Fakta menunjukkan bahwa memberikan pengalaman hidup baru yang positif (misalnya, mengandarai balon udara, mencicipi minuman mahal, atau liburan ke Italia) cenderung memberikan dorongan kebahagiaan yang lebih besar daripada memberikan berbagai barang (televisi layar datar, jas mewah, atau tas).

Kebahagiaan bisa dipicu diluar kesadaran. Musik yang santai dapat meningkatkan suasana hati karyawan secara tidak sadar, begitu juga dengan aroma tertentu. Toko dan kasino biasa menggunakan "aroma marketing" untuk membuat pelanggan tetap berada di suasana hati yang positif, bukan untuk produktivitas, tetapi untuk meningkatkan optimisme mereka dan kesediaan mereka untuk menghabiskan uang mereka.

Fokus pada prestasi mengarah pada apresiasi pekerjaan yang lebih baik.Bisnis harus lebih banyak bertanya dan mendengar mengenai prestasi-prestasi yang dibuat oleh karyawan, daripada terus menerus fokus pada kesalahan atau kegagalan. Bertanya mengenai prestasi pada suatu grup akan mendorong adanya pengakuan dan ekspresi rasa syukur antar rekan kerja. Sebuah atmosfer kerja yang tentunya akan meningkatkan produktifitas.

Penelitian juga menunjukkan bahwa ketika anggota tim merasa senang di tempat kerja, mereka mampu berkolaborasi dengan lebih baik, bekerja untuk tujuan bersama, dan juga lebih inovatif. Itu berarti Anda harus bisa meningkatkan suasana hati orang-orang dalam tim terlebih dahulu, bisa dengan mentraktir minuman, memberikan kabar baik, atau kegiatan interaktif lainnya. Tujuannya adalah Anda bisa menyampaikan pola pikir yang akan menguntungkan kegiatan yang Anda tugaskan pada mereka.

Manajer dan eksekutif tidak boleh ragu memberikan penghargaan atau mengadakan acara makan siang bersama pada waktu-waktu luang. Semua interaksi yang bisa menyatukan karyawan dengan cara yang positif akan mampu memperpanjang produktivitas dalam jangka panjang. Karyawan yang produktif adalah orang-orang yang bersemangat, fokus, dan senang berada di tempat kerjanya.

Percaya atau tidak, menjadi bahagia dan produktif ini sangatlah mungkin bagi karyawan dalam suatu perusahaan, atau juga bagi pengusaha. Pada sebuah bisnis, karyawan yang bahagia akan membawa kesuksesan, dan sebaliknya, kesuksesan akan membawa kebahagiaan. Jika Anda ingin meniru kesuksesan Google sebagai tempat yang nyaman untuk bekerja, dan sebagai perusahaan yang sukses, mungkin sudah waktunya untuk meniru seperti yang mereka lakukan terhadap kebahagiaan karyawan.

Semoga bermanfaat. Amin..

Monday, December 22, 2014

Bagaimana Kurangnya Fokus Bisa Membunuh Bisnis Anda

trik bisnis
SERBA SERBI - Fokus. Banyak pengusaha pemula sangat bersemangat untuk menambahkan berbagai fitur ke dalam produk dan layanan baru mereka, dengan asumsi bahwa lebih fitur bisa menjadi suatu solusi untuk menarik lebih banyak pelanggan. Pada kenyataannya, lebih banyak fitur justru akan membuat suatu produk menjadi membingungkan dan kurang bermanfaat bagi semua orang. Fokus adalah seni dalam membatasi ruang lingkup pada fungsi utama yang benar-benar penting bagi mayoritas pelanggan.

YouTube fokus pada fitur video, Instagram fokus pada fitur foto, dan Amazon fokus pada bidang buku. Banyak pelaku bisnis pemula yang membuat business plan dengan mengintegrasikan semua fitur media sosial Facebook, Twitter, dan LinkedIn ke sebuah platform baru. Jangan lakukan itu.

Fakta menunjukkan ada beberapa alasan mengapa pelaku bisnis yang kurang fokus lebih berpeluang terseok-seok berjuang untuk bertahan hidup, kehilangan pasar dan investor, dan kehilangan kesempatan untuk memanfaatkan ruang lingkup mereka:
  • Waktu pemasaran hanya bergantung pada ukuran penawaran. Pada banyak domain bisnis di internet saat ini, kondisi pasar selalu berubah setiap sembilan puluh hari. Dengan biaya rendah, pesaing yang gesit akan muncul dengan cepat dan merebut pelanggan yang ada dan potensial. Jika Anda terus menambah fitur pada produk dan layanan Anda, maka Anda pun akan cenderung selalu merasa ada yang kurang, sehingga Anda terus menunggu dan menunggu waktu untuk memasarkannya, dan Anda akan tertinggal oleh pesaing.
  • Penawaran produk dengan fitur luas membutuhkan terlalu banyak infrastruktur. Meningkatkan angka penjualan itu sulit, dan membangun suatu proses dengan banyak fitur secara efisien tentu akan lebih sulit lagi. Setiap aspek pada setiap produk membutuhkan pengembangan, pengujian, manufaktur, pemasaran, dan distribusi. Probabilitas kegagalan naik secara eksponensial ketika jumlah fitur produk juga meningkat
  • Besar = lamban. Tahukah Anda bahwa untuk menjadi sukses, sebenarnya yang diperlukan adalah sebuah pengamatan, dan dari pengamatan itu kemudian bisa dipelajari apa yang benar-benar bisa berhasil di pasar dan dalam proses penjualan. Apakah Anda tahu bahwa YouTube dan Facebook pada awalnya adalah sebuah situs kencan? Mereka mengamati dan belajar sebelum kemudian fokus pada apa yang nyatanya terbukti membawa sukses besar pada bisnis mereka.
  • Menjadi pemimpin pasar selalu membutuhkan inovasi yang berkelanjutan. Modal yang besar dari segi waktu dan uang hanya pada awal ketika memulai bisnis. Menjadi yang pertama pada suatu pasar adalah sebuah keunggulan tidak berlangsung lama. Anda akan selalu membutuhkan inovasi yang berkelanjutan di semua elemen serta lini produk Anda untuk bisa tetap di depan, atau bisnis Anda akan tertinggal. Fokuslah pada inovasi yang berkelanjutan.
  • Pemasaran produk dengan terlalu banyak fitur itu membunuh diri sendiri. Akan sangat mustahil untuk membangun pesan yang mudah diingat jika yang memiliki lebih dari tiga pesan. Semakin Anda mencoba menjejalkan berbagai fitur pada produk Anda, semakin banyak orang yang justru tidak menerima pesan pemasaran itu sama sekali, dan cenderung beralih pada pesaing yang berfokus pada bisnis utamanya. Seperti YouTube yang fokus pada fitur video misalnya.
  • Terlalu banyak yang harus Anda urus. Ketika solusi yang Anda memiliki memiliki terlalu banyak elemen, Anda akan sulit untuk menjaga prioritas utama Anda, dan tim Anda menjadi frustrasi, lelah, kehilangan motivasi, dan cenderung tidak mampu melakukan apa-apa dengan baik. Sebagai pengusaha baru, lebih baik untuk "berjalan" sebelum Anda mencoba untuk "lari", bukan? 
Sementara itu, fokus pada hal-hal yang salah malah justru akan merusak dan membuat bisnis Anda menjadi tidak produktif. Fokuslah pada satu hal, seperti saluran distribusi, layanan pelanggan yang lebih baik, atau membuat struktur harga yang sederhana. Dalam beberapa kasus, mempekerjakan orang-orang terbaik mungkin lebih penting daripada menambahkan beberapa fitur produk Anda.

Jadi yang pertama dan fokus utama untuk setiap pengusaha adalah pada strategi. Strategi yang dibuat harus sederhana, lalu dikomunikasikan secara berkala kepada seluruh tim. Terlalu banyak elemen strategi  justru menambah banyak pekerjaan, tetapi hanya memberi hasil yang sedikit.

Fokus akhir harus pada optimalisasi kekuatan yang dimiliki serta mengukur keberhasilan. Hanya dengan berfokus pada unsur-unsur pasar yang tepat, produk, bisnis, dan orang-orang, Anda akan memiliki peluang untuk menang. Menjadi besar tidak selalu lebih baik. Jadilah yang terbaik di niche yang Anda pilih.

Semoga bermanfaat. Amin..

Friday, December 19, 2014

Mau Kerja Di Rumah? Pertimbangkan Hal Berikut Ini..

kerja di rumah

PELAKU UKM - Bisnis Rumahan. Untuk bisa bekerja di rumah sekarang ini adalah cara yang ideal bagi banyak pelaku usaha, terutama para pelaku bisnis online, karena dengan bekerja di rumah Anda bisa mendapatkan 2 keuntungan, yakni bisa tetap bekerja mengurusi bisnis mereka sekaligus menjaga keseimbangan dengan kehidupan pribadi mereka. Dan lagi, dengan berbagai kemudahan yang tersedia sekarang ini, menjalani bisnis online ternyata tidak sulit, terutama jika Anda sudah memiliki bisnis rumahan atau bisnis sampingan yang cukup stabil.


Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda memulai bekerja di rumah.

Pertama, Tentukan apakah itu cocok untuk Anda

Sebenarnya, tidak semua pelaku bisnis bisa merasa cocok untuk bekerja di rumah. Ada banyak gangguan di rumah yang bisa membuat Anda sulit untuk fokus pada pekerjaan Anda, dan tidak jarang juga justru penyebabnya datang dari anggota keluarga Anda yang tidak bisa membuat Anda bekerja dengan tenang.

Jadi, sangatlah penting bagi Anda untuk mempertimbangkan apakah Anda mampu memotivasi diri Anda untuk bisa menyelesaikan pekerjaan Anda sendiri tanpa rekan kerja (atau bahkan dengan anak-anak yang berlarian saat Anda bekerja)? Apakah Anda memiliki ruang di rumah Anda yang bisa Anda gunakan sebagai kantor rumah Anda? Apa Anda dapat memisahkan antara urusan pekerjaan dengan kehidupan rumah tangga, atau justru Anda malah mengerjakan pekerjaan rumah ketika Anda seharusnya bekerja menyelesaikan pekerjaan Anda?

Jika jawaban untuk semua itu adalah "tidak," maka Anda perlu berpikir dua kali sebelum memutuskan untuk bekerja di rumah.

Selanjutnya, Mengorganisir semuanya

Mulailah kantor rumahan Anda dengan mengatur semuanya sehingga tertata rapi dan terorganisir. Jika Anda memiliki sebuah ruangan untuk Anda jadikan sebagai kantor di rumah Anda, itu sangat bagus. Namun jika tidak, cobalah untuk menyiapkan ruang yang jauh dari keriuhan di rumah Anda, meskipun hanya berada di sudut ruangan.

Dapatkan semua peralatan yang Anda butuhkan, diantaranya:

Meja dan kursi
Komputer dan keyboard
Printer dan persediaan tinta
Kertas dan pena

Atur penempatan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhan dan kenyamanan Anda. Jangan lupa untuk menyimpan kembali semua pekerjaan dan berkas-berkas yang Anda butuhkan setiap hari di meja Anda.

Membuat jadwal kerja rutin

Semakin cepat Anda membangun pola kerja Anda, maka akan semakin cepat pula produktifitas Anda. Sesuaikan irama kerja yang Anda rasa nyaman (tidak harus dari jam 9 smpai jam 5). Jika Anda memiliki buah hati di rumah, Anda mungkin harus menyisihkan jadwal Anda di sekitar mereka.

Jika Anda mrasa waktu produktif Anda di pagi hari, maka kerjakan pekerjaan Anda di pagi hari. Tetapi jika Anda harus berhubungan dengan klien melalui telepon, pastikan Anda menginformasikan mereka mengenai jam kerja Anda.

Terakhir

Setelah semuanya sudah siap, pastikan Anda menangani langkah-langkah penting lainnya, seperti

Menentukan struktur bisnis Anda
Daftarkan nama bisnis Anda
Mengurus NPWP bisnis Anda

Semoga bermanfaat. Amin..

Thursday, December 18, 2014

Tanda-Tanda Anda Siap Menjadikan Hobi Anda Sebagai Bisnis

PELAKU UKM - Hobi. Anda sangat enjoy dengan hobi Anda, apakah itu hobi memasak, menjahit pakaian bayi, membuat miniatur dari bahan kayu atau bahkan sekedar membuat lukisan. Dan mungkin Anda sudah mulai mendapatkan sedikit uang dengan menjual barang-barang tersebut. Lalu, kapan waktu yang tepat bagi Anda untuk membawa hobi Anda ke tingkat berikutnya dan membangun suatu bisnis yang nyata?

tips bisnis, ide usaha

Bisnis yang berasal dari hobi tentunya akan menjadi suatu bisnis sampingan yang menjanjikan. Kenapa? Karena Anda menjalaninya sepenuh hati. Setiap orang pasti merasa enjoy jika sedang menjalani hobinya. Dan ketika sebuah hobi berubah menjadi sebuah bisnis, Anda tidak sedang bekerja, tapi hanya menjalani hobi, namun dibayar. Menyenangkan bukan?

Berikut adalah 5 tanda-tanda bahwa sudah waktunya untuk menjadikan hobi Anda sebagai sebuah bisnis yang menyenangkan.

Anda semakin sibuk memenuhi pesanan

Awalnya Anda mungkin hanya membuat produk untuk teman-teman dan keluarga, tapi sekarang Anda semakin sibuk menerima pesanan dan mulai kesulitan memenuhi permintaan. Jika hobi Anda mulai mengambil alih dunia Anda, mungkin sudah saatnya untuk mulai fokus pada hobi tersebut dan menjadikannya sebagai bisnis.

Penghasilan dari hobi mengalahkan penghasilan dari pekerjaan Anda

Ini adalah pertanda yang fantastis bahwa Anda siap untuk suatu kepemilikan bisnis. Jika keuntungan dari hobi Anda ternyata lebih besar dari gaji Anda, mungkin sudah saatnya untuk menjadikan hobi sebagai pekerjaan Anda dan mulai fokus pada pengembangan bisnis baru Anda.


Anda berinvestasi cukup besar pada hobi Anda

Jika Anda sudah menghabiskan banyak bahan dan perlengkapan untuk hobi Anda, itu merupakan investasi biaya yang Anda keluarkan seperti jika Anda sedang membangun sebuah bisnis. Selalu catat pengeluaran yang Anda buat, karena akan berguna setelah Anda memulai bisnis Anda.

Anda memasangnya di pasar online

Jangan mengobral hobi Anda hanya karena Anda menjualnya di OLX misalnya. Ada ratusan ribu penjual yang menjual melalui OLX. Meskipun omsetnya bervariasi dari satu penjual dengan penjual yang lain, OLX (juga Berniaga dan Tokopedia) adalah tempat yang bagus untuk tes pasar bagi bisnis Anda.

Anda punya pola pikir bisnis

Anda berpikir seperti seorang entrepreneur. Anda terus-menerus menciptakan ide-ide baru pada produk Anda. Jika itu  ada pada diri Anda, maka Anda siap untuk memiliki bisnis sendiri. Tidak ada yang menghentikan diri Anda kecuali diri Anda sendiri.

Setelah itu semua sudah Anda miliki, lalu apa-apa saja yang harus Anda siapkan?

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan membuat suatu pergeseran mental untuk mengubah hobi Anda menjadi bisnis. Sekarang Anda punya lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, seperti :

Pertama, mencari informasi untuk melihat apa sudah ada orang lain yang menggunakan nama yang Anda inginkan. Jika ternyata belum ada, Anda bisa mengajukan DBA atas nama yang Anda inginkan.
Selanjutnya, menentukan bentuk usaha Anda. Umumnya "CV" merupakan pilihan yang populer bagi pebisnis pemula
Kemudian, mengurus NPWP. Ini gratis.
Setelah itu, membuka rekening giro bisnis. Hal ini akan menjaga keuangan Anda tetap terpisah dengan rekening pribadi Anda.
Selanjutnya, mengurus semua izin usaha yang Anda butuhkan.
Kemudian, buat rencana bisnis Anda. Termasuk bagaimana Anda akan memasarkan bisnis Anda dan apa yang Anda butuhkan untuk melakukan itu.

Semoga bermanfaat. Amin...

Thursday, December 11, 2014

5 Elemen Sukses Bisnis Franchise

tips franchise
PELAKU UKM - Franchise. Apa Andasedang mencari-cari informasi mengenai peluang bisnis franchise yang cocok dengan Anda karena Anda berencana untuk membeli suatu bisnis franchise? Mungkin Anda sendiri sadar betul bahwa franchise yang sempurna mungkin tidak pernah ada. Tapi jika memang Anda tetap berkeinginan untuk membeli suatu bisnis franchise, seperti apa kira-kira franchise yang sempurna itu?

Agar bisnis franchise bisa menjadi sempurna, ada beberapa hal yang akan perlu dimiliki oleh suatu bisnis franchise.

1. Sistem bisnis yang kuat

Bisnis franchise tanpa sistem bisnis bukanlah sebuah franchise melainkan sebuah bisnis yang berada di ambang kematian. Lagipula, model bisnis franchise memang merupakan sebuah sistem. Bisa dibilang bisnis franchise adalah sebuah sistem dalam sistem.

Jika Anda mencari bisnis franchise untuk Anda beli, pastikan Anda mengetahui seberapa bagus sistem yang mereka gunakan.

2. Punya merek yang kuat

Sebagian besar orang sekarang ini mengatakan bahwa mereka tertarik untuk membeli franchise yang memiliki merek yang sudah banyak dikenali orang. Tapi, franchise yang sudah memiliki merek besar biasanya akan sulit untuk dibeli. Alasannya bukan saja karena harganya yang lebih mahal daripada franchise yang belum banyak dikenal, tetapi mereka mungkin tidak memiliki lokasi yang tersedia di daerah Anda.

Jika franchise itu "bermerek" maka artinya franchise itu populer. Hal itu artinya mereka sudah berjalan untuk waktu yang lama, dan biasanya juga sudah cukup tersebar luas Itulah sebabnya menemukan lokasi bagi Anda yang berminat untuk membeli franchise seperti itu akan lebih sulit.

3. Inovasi

Sebuah franchise harus bisa selalu menemukan cara untuk berinovasi supaya bisnis franchise bisa bertahan hidup di masa yang serba cepat seperti sekarang.

Konsumen saat ini secara konsisten cenderung suka mencoba hal-hal baru. Franchise yang terus berinovasi adalah franchise yang meningkatkan peluang sukses untuk franchisee meraka dan juga merek mereka.


4. Pelatihan franchisee yang kuat

Jika Anda akan membuka bisnis franchise, Anda harus merasa yakin untuk menjalankan bisnis tersebut.

Satu-satunya cara untuk mendapatkan percaya diri itu adalah menjalani pelatihan. Pelatihan yang Anda terima dari franchisor Anda sangatlah penting. Anda perlu tahu segala sesuatu mengenai operasional sehari-hari dari bisnis franchise Anda. Ingat, Anda membeli suatu franchise karena itu adalah sebuah sistem bisnis yang sudah terbukti. Janji itulah yang harus dipegang oleh franchisor.

5. Punya banyak franchisee yang sukses

Sebuah frachise yang sempurna akan memiliki franchisee yang sukses. Franchise yang besar adalah franchise yang berfokus pada profit para franchisee mereka. Sebuah franchise dengan banyak franchisee yang sukses tentunya akan terus berkembang.

Kabar baik selalu tersebar dengan cepat. Franchisee berbicara satu sama lain. Mereka tahu franchise mana yang paling menguntungkan bagi mereka.

Franchise memang bukan sebuah bisnis yang sempurna. Tapi, mungkin Anda dapat menemukan satu yang benar-benar mendekati kriteria sempurna menurut standar Anda. Selamat mencari :)

Semoga bermanfaat. Amin...

Monday, December 8, 2014

5 Syarat Sukses Bekerja di Rumah

tips bisnis, bisnis rumahan

PELAKU UKM - Bekerja di Rumah. Banyak bisnis yang sukses dimulai sebagai bisnis rumahan. Bekerja dari rumah untuk pertama kalinya bisa sangat menguntungkan sekaligus menarik, juga menantang. Lalu, apakah Anda memiliki apa-apa yang diperlukan untuk bisa bekerja dari rumah? Berikut ini 5 syarat utama yang harus Anda penuhi :

1. Disiplin

Hal ini sangat jelas, tetapi sebagan besar orang lebih cepat kehilangan disiplin saat bekerja dari rumah. Tanpa ada atasan yang mengawasi Anda, tidak ada jadwal tetap yang membebani Anda ataupun syarat-syarat tertentu kontrol yang harus dipenuhi jika bekerja di lingkungan kantor, ANDA sendiri yang harus mengatur dan membangun struktur kerja Anda sendiri. Menentukan jam kerja, menyediakan ruang kerja, dan menyiapkan kinerja Anda serta bertanggung jawab pada tenggat waktu dan jadwal yang sudah Anda buat. Jika Anda tidak melakukannya, maka Anda sama sekali tidak efektif dalam mengerjakan pekerjaan Anda.

2. Fokus

Mari kita jujur pada diri kita sendiri, ketika sedang bekerja di rumah tidak jarang Anda akan mendapat banyak gangguan. Internet, TV, telepon, video game, keluarga, pekerjaan rumah tangga, dan banyak lagi, dan semua itu saling bersaing untuk mendapatkan perhatian Anda. Tapi, Anda harus menciptakan lingkungan serta pola pikir di mana waktu kerja adalah WAKTU KERJA. Jika Anda membiarkan diri Anda teralihkan oleh pekerjaan harian rumah tangga lainnya pada jam kerja Anda, kurangnya fokus tentunya akan merugikan pekerjaan Anda. Tidak apa-apa untuk memiliki waktu istirahat, tapi Anda harus konsisten pada jadwal yang Anda buat, dan tidak membiarkan sebagian besar hari kerja Anda teralihkan pada hal-hal lain.

3. Akuntabilitas

Tidak peduli apakah Anda melaporkan hasil pekerjaan Anda pada diri sendiri, atau ke perusahaan tempat Anda bekerja, Anda harus memiliki tanggung jawab. Ini berarti laporan atau spreadsheet mengenai bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda, berkomunikasi rutin dengan bos, rekan kerja, dan / atau klien menunjukkan bahwa Anda menghabiskan waktu Anda secara bijak dan efektif. Jika Anda gagalan untuk melakukannya, maka tidak hanya akan menimbulkan masalah dengan orang-orang yang bekerjasama dengan Anda, tapi juga akan membuat orang-orang cenderung meremehkan hasil kerja Anda. Jaga tanggung jawab serta akuntabilitas Anda. Selalu.


4. Perencanaan

Seringkali ketika orang berencana untuk bekerja di rumah, mereka tidak benar-benar memiliki suatu rencana yang jelas dan pasti untuk melakukannya. Biasanya mereka ini berasumsi bahwa semuanya akan mudah dilakukan. Tidak ada keterikatan, tidak ada bos yang selalu mengawasi dan kenyamanan rumah akan membuat semua seakan sangat mudah. Namun kenyataannya tidaklah seperti yang dibayangkan.

Anda harus bisa mengatur sendiri jam kerja Anda, menyediakan tempat kerja yang akan Anda gunakan dalam menyelesaikan pekerjaan Anda, dan Anda juga harus membuat suatu perencanaan mengenai bagaimana Anda akan memanfaatkan, mengelola dan membuat laporan kerja Anda. Anda bisa memulainya dengan menulis semua struktur rencana kerja Anda, sekaligus menetapkan suatu komitmen pada diri sendiri untuk menjalankan semuanya secara struktural. Hal ini merupakan cara yang bagus untuk memastikan bahwa Anda berada pada jalur yang benar. Jelas, salah satu aspek yang menarik dari bekerja di rumah atau untuk diri sendiri adalah fleksibilitas, dan bila perlu, boleh-boleh saja Anda mengambil cuti untuk keluarga dan hal-hal pribadi lainnya.

5. Dukungan

Ketika Anda berencana untuk mulai bekerja dari rumah, maka sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan dukungan dari teman, keluarga, atau orang lain yang sering berinteraksi dengan Anda. Hal ini bahkan lebih penting lagi jika Anda sudah berkeluarga atau bahkan sudah memiliki buah hati. Anda harus berkomunikasi secara intens dengan orang-orang yang terdekat dengan Anda mengenai ekspektasi Anda, batasan-batasan pada diri Anda, dan mengapa dukungan dari mereka ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan Anda. Anda perlu keluarga Anda untuk mendukung Anda. Menciptakan suatu harapan yang tepat akan memungkinkan Anda untuk sukses bekerja di rumah, dan juga memiliki hubungan yang kuat serta struktur dukungan yang solid dari orang-orang terdekat Anda.

Semoga bermanfaat. Amin

Melatih Entrepreneurship (Kewirausahaan) Pada Anak

melatih bisnis anak
PELAKU UKM - Entrepreneur. Apakah Anda memiliki buah hati? Apakah Anda berkeinginan anak-anak Anda kelak bisa memulai bisnis mereka sendiri satu hari nanti atau mungkin bahkan mampu mengubah dunia dengan inovasi yang bisa mengubah kehidupan orang banyak?

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Gallup baru-baru ini menemukan bahwa lebih dari 40% anak usia SD-SMP mempunyai keinginan untuk menjadi pengusaha (43%) atau menciptakan sesuatu yang dapat mengubah dunia (42%). 

Ada beberapa indikasi yang cukup menggembirakan yang menunjukkan bahwa kemungkinan cita-cita mereka ini lebih mungkin untuk menjadi kenyataan daripada beberapa tahun lalu. Sekarang ini, hampir 6 dari 10 siswa yang disurvei mengatakan bahwa sekolah mereka memberi dukungan serta memberikan fasilitas pada mereka untuk mengambil kelas-kelas yang mendukung upaya untuk memulai dan menjalankan bisnis di masa yang akan datang. Meski belum semua sekolah, namun ini tetap merupakan suatu indikasi positif.

Tapi kondisi tersebut ternyata juga sulit. Kesulitan tersebut justru datang dari kondisi lingkungan sehari-hari anak-anak tersebut. Pengalaman pada kehidupan sehari-hari anak-anak sekarang ini justru yang sangat berpotensi menghambat cita-cita mereka. Hanya 22% anak-anak yang memiliki pengalaman aktual dalam dunia bisnis atau kewirausahaan.


Memiliki pengalaman dalam dunia bisnis dan kewirausahaan merupakan faktor penentu apakah seseorang kemudian akan mulai bisnisnya sendiri kelak. Karenanya, hampir sebagian besar perusahaan biasanya dikelola oleh sebuah keluarga, karena mereka saling menularkan pengalaman dalam berbisnis. Teori ini juga lahir dari temuan yang didapat dari studi yang dilakukan pada orang-orang yang orangtuanya memiliki bisnis ternyata lebih cenderung ingin menjadi pengusaha.

Lalu apa kaitannya semua itu dengan Anda? Jika kita ingin menghasilkan pengusaha-pengusaha generasi berikutnya, apakah itu putra atau putri Anda, keponakan atau mungkin cucu-cucu Anda, kita harus berani mengambil tanggung jawab untuk membantu mereka belajar tentang bisnis. Dengan mempekerjakan orang muda yang ingin memulai bisnis suatu hari nanti tentu akan memberikan keuntungan bagi Anda berdua. Anda mendapatkan karyawan yang penasaran dan termotivasi untuk belajar, di mana Anda bisa menjelaskan sudut pandang Anda dan mengapa Anda melakukan hal-hal yang Anda lakukan dalam membangun dan mengembangkan bisnis Anda. Mereka mendapatkan pengalaman langsung dan juga kesempatan untuk membuat sebuah perbedaan dalam bisnis di usia muda.

Apakah Anda mengenali sosok muda ingin memulai bisnis seperti itu? Perhatikan apakah mereka tertarik untuk belajar dari diri Anda. Apakah Anda ingin mempekerjakannya? Carilah karyawan atau tenaga magang dari kalangan anak-anak sekolah atau perguruan tinggi untuk mengambil keuntungan dari energi dan antusiasme para karyawan muda ini...

Semoga bermanfaat. Amin..

Saturday, December 6, 2014

Mengapa Sering Kali Pengusaha Tak Bisa Menghasilkan Ide Baru

tips bisnis, trik usaha, info bisnis ukm
PELAKU UKM - Ide Bisnis. Sekarang ini dunia bisnis terus berubah dan menjadi semakin kompetitif dari waktu ke waktu. Dan bagi para pemilik usaha, ini berarti harus bisa menghasilkan ide-ide baru untuk bisa beradaptasi dengan perubahan dan mengalahkan kompetisi yang penting bagi keberhasilan.

Namun, untuk bisa menghasilkan suatu inovasi baru bukan perkara mudah, dan sebagian pelaku bisnis - besar atau kecil - tidak semuanya bisa secara konsisten menghasilkan pemikiran baru yang segar. Ide adalah darah kehidupan suatu bisnis. Jadi sangat penting untuk selalu bisa menghilangkan hambatan untuk dapat menghasilkan sebuah ide yang efektif, cepat dan dengan mudah.

Berikut adalah lima alasan mengapa perusahaan-perusahaan kecil mengalami kesulitan dalam berinovasi:

1. Salah memilih orang kepercayaan untuk memimpin perusahaan Anda.

Idealnya, orang yang memimpin suatu pertemuan adalah orang yang bisa menginspirasi, mendukung dan berpikiran terbuka. Mereka akan mendorong partisipasi dengan cara yang membantu orang lain berbagi berbagai ide dan perspektif baru dan berbeda.

Tapi, sayangnya, hal semacam itu seperti tidak selalu terjadi. Alih-alih memberikan inspirasi dan membangun kinerja orang lain, mereka datang dengan kepribadian yang cenderung mendominasi, memerintah dan mengendalikan kelompok. Ada juga yang tanpa henti menekan kelompok untuk terus menerus menghasilkan ide-ide tanpa akhir, dan tidak pernah berhenti sejenak untuk menganalisis baik buruk atas apa yang ditawarkan. Pilih pemimpin yang dapat menginspirasi orang lain untuk bisa mengeluarkan ide-ide terbaik mereka.

2. Berpikiran negatif dan selalu memberi penilaian yang menggantung.

Salah satu alasan yang biasa diutarakan adalah "Kami sudah mencoba hal seperti itu dan itu tidak berhasil." Tapi kondisi sekarang ini sudah berubah, dan pendirian seperti itu justru akan membunuh lahirnya ide-ide baru. Tidak ada yang membunuh upaya dalam menghasilkan sebuah ide secara cepat ketimbang sikap dan penilaian yang selalu negatif. Jika kontribusi seseorang selalu dipatahkan, mereka akan cenderung berhenti untuk berkontribusi dan akan berpikir dua kali untuk menawarkan kontribusinya kembali.

Untuk menghindari ini terjadi pada bisnis Anda, cobaah untuk membuat beberapa aturan main yang merangkul semua ide-ide baru. Dengan begitu, Anda akan memiliki suasana kerja yang lebih terbuka dan mendukung terciptanya inovasi.


3. Rasanya seperti sebuah ruang penyiksaan.

Sesi pertemuan yang tidak terencana, tidak terstruktur, tanpa tujuan yang jelas dan tidak mampu menginspirasi suatu ide-ide baru rasanya akan seperti berada di sebuah ruang penyiksaan. Dan penderitaan tersebut malah diperparah oleh "pemimpin" yang membiarkan sebuah diskusi berliku-liku tanpa tujuan atau yang gagal dalam menjaga semangat kerja tim.

Ketika antusiasme tim menurun, begitu juga dengan aliran ide yang juga akan merosot dan pada akhirnya ide-ide lama akan digunakan lagi dan lagi. Untuk menghindari hal ini, Anda harus lebih dulu merencanakan dan mengatur struktur sesi pertemuan sebelumnya.

4. Mendatangkan orang-orang yang salah.

Ada beberapa orang mungkin memiliki kepribadian yang justru memberi dampak beracun dalam urusan menghasilkan dan merangkul sebuah pemikiran baru. Akibatnya, orang yang Anda undang dengan harapan akan memberi dampak positif dalam pencarian ide-ide baru justru akan mempengaruhi kualitas dan produktivitas secara dramatis dalam arti negatif. Orang-orang seperti ini bahkan mungkin dapat menghambat upaya kelompok dengan sikap buruknya. Berikut adalah beberapa tipe kepribadian yang harus dihindari:
  • Pencari perhatian, selalu ingin fokus berada di mereka dan dapat menyedot kehidupan dari sisa kelompok.
  • "Mr. No" adalah orang-orang pesimis kronis yang hanya melihat kelemahan pada setiap ide dan cepat meredam antusiasme.
  • Diktator, mereka mencintai setiap ide, selama itu adalah ide mereka. Mereka pikir semua ide lain harus sesuai dengan mereka.
  • Selalu menghalang-halangi, memperumit masalah dan prosedur, membawa masalah baru atau keluar dari topik dan umumnya bisa menggagalkan aliran positif sebuah pekerjaan.

5. Tidak ada proses seleksi ide.

Kelompok kerja harus sepakat sejak awal mengenai bagaimana cara menentukan ide yang baik sebelum mencoba untuk memilih salah satu ide untuk dijalankan. Jika tidak ada kriteria yang bisa digunakan untuk membantu dalam proses evaluasi, maka justru akan membuat semuanya menjadi berantakan, karena ide-ide yang tercipta akan saling mendominasi satu sama lain. Untuk menghindari kekacauan ini, Anda bisa memisahkan ide-ide berdasarkan spesifikasi dan manfaatnya, karena ide terbaik harus Anda miliki untuk menjadi sukses.

Semoga bermanfaat. Amin...