Showing posts with label Bisnis Online. Show all posts
Showing posts with label Bisnis Online. Show all posts

Wednesday, December 17, 2014

Persiapan Menjual Produk Secara Online [Step By Step]

online store, step by step, trik bisnis, tips usaha

TIPS BISNIS - Online Shop. Anda tertarik untuk memasuki bisnis online? Jika Anda belum pernah menjual secara online sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan dan juga beberapa langkah yang harus Anda ambil. Dalam artikel ini kita membahas mengenai solusi dalam memilih eCommerce yang tepat, menyiapkan akun online store dan poin-poin penting lainnya.

Sebuah kisah nyata : Sekitar 15 tahun yang lalu, seorang laki-laki sedang mencari sepasang sepatu Airwalk di sebuah mal setempat tapi ia tidak bisa menemukan warna yang sesuai dengan ukuran kakinya. Lalu terlintas di benaknya, kenapa tidak menjual sepatu di internet? Hal tersebut sekarang ini mungkin sudah bukan sesuatu yang baru, karena sekarang lebih banyak orang yang membeli sepatu secara online. Tapi pada saat itu, ide itu cukup revolusioner. Ide sederhana itu sekarang berubah menjadi Zappos.com, yang saat ini melebihi omset penjualan mencapai $1 miliar per tahun.

Dari tahun ke tahun, pelaku bisnis online shop ini terus tumbuh. Bahkan, pertumbuhan online shop di Indonesia kini telah melampaui angka pertumbuhan perdagangan lain secara keseluruhan. Masuk akal jika semakin banyak pelaku usaha yang juga ingin menjajal pangsa pasar online ini.

Menyiapkan sebuah situs online shop memiliki banyak kesamaan dengan persiapan yang dilakukan pada bisnis konvensional. Namun, tentu saja ada beberapa aspek khusus dalam membangun dan menjalankan sebuah online store, sehingga Anda dituntut untuk memiliki kesabaran lebih dan juga membuat rencana bisnis yang kuat terlebih dahulu.


Setelah Anda menentukan produk, harga, target pembeli dan kebijakan toko, fokuslah pada pada tindakan-tindakan utama berikut:

Langkah 1: Pilih nama domain dan memilih web hosting

Sebuah nama domain yang kuat dan mudah diingat tentu sangat penting bagi online shop. Dengan mendaftarkan nama domain tentunya akan memudahkan pengunjung untuk menemukan situs Anda dan memungkinkan Anda untuk mempertahankan kontrol ata merek Anda.

Langkah 2: Menyiapkan akun pembayaran online

Pembeli online umumnya lebih memilih untuk membayar dengan kartu kredit, sehingga Anda akan perlu memiliki pembayaran online untuk mengambil dan memproses pembayaran serta mengirim uang ke rekening bank Anda. Silahkan Anda hubungi bank Anda untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai bagaimana membuat akun pembayaran online ini. Untuk alasan keamanan, pihak bank mungkin akan meminta Anda untuk bekerjasama dengan Penyedia Layanan Pembayaran atau Payment Service Provider (PSP). Kebanyakan pembeli online umumnya lebih memilih untuk membayar dengan kartu kredit pilihan mereka atau bahkan melakukan pembayaran langsung dari rekening bank mereka, jadi disarankan Anda mempertimbangkan untuk menggunakan layanan seperti PayPal misalnya.

Langkah 3: Pilih etalase eCommerce yang sesuai

Apakah online store Anda hanya menjual satu produk saja atau mungkin beberapa produk? Ada banyak solusi online yang tersedia berdasarkan kebutuhan bisnis Anda, seperti:

1) Simple: Anda hanya menjual satu produk dan hanya membutuhkan satu langkah bagi pelanggan untuk membayar, seperti tombol "Buy Now" misalnya. Pada bentuk ini, Anda berhubungan langsung dengan pembeli.

2) Hosted: Jika Anda membutuhkan lebih dari satu tombol pembayaran, namun Anda tidak memiliki waktu, uang, atau juga bandwidth untuk menginstal perangkat lunak e-commerce untuk kebutuhan ini, Anda mengakalinya dengan mebuat sebuah akun pada suatu pasar online seperti Tokobagus, Tokopedia, Berniaga, Amazon, atau eBay.

Dengan cara ini ada banyak hal positif yang Anda dapat, seperti set-up yang cepat dan mudah, dan juga sudah adanya basis pelanggan potensial. Ini adalah cara yang efektif untuk memulai suatu online shop dengan anggaran rendah., karena Anda tidak berhubungan langsung dengan pembeli, melainkan melalui pihak ke-tiga sebagai "pengaman" transaksi.

3) Do It Yourself: Untuk produk dengan merek yang kuat, ada banyak pilihan pengiklanan yang bisa Anda pilih. Cara ini lebih mirip dengan membuat suatu blog review, dimana Anda hanya memberikan link atas suatu produk, dan Anda mendapat kmisi dari setiap penjualan yang terjadi. Anda tidak berinteraksi langsung dengan pembeli, karena Anda hanya me-review. Pembeli akan berhubungan dengan pihak produsen produk yang Anda jual.

Yang perlu Anda perhatikan ketika mengevaluasi produk apapun, pastikan apakah produsen produk tersebut mendukung metode pembayaran yang ingin Anda gunakan. Pertimbangkan berapa banyak dukungan dan bantuan yang tersedia untuk Anda setelah terjadi pembelian, dan seberapa sering produk tersebut di-upgrade.

Langkah 4: Jelaskan produk anda

Pada sebuah online shop, pelanggan Anda tidak secara langsung melihat, menyentuh atau mencoba produk yang Anda tawarkan. Jadi, Anda perlu memberi detail informasi mengenai produk Anda sebanyak mungkin dengan menulis deskripsi lengkap dari setiap item yang Anda jual.

Sama pentingnya dengan deskripsi tertulis, sangat disarankan bagi Anda untuk juga menyertakan foto resolusi tinggi dari produk bersangkutan. Gambar harus terlihat baik dari beberapa angle.

Pastikan Anda memiliki hak cipta yang sah untuk mengiklankan dan menjual produk yang Anda tempatkan di toko Anda. Hanya gunakan gambar produk dan deskripsi yang Anda buat sendiri.

Langkah 5: Mendapatkan sertifikat SSL

Apakah Anda pernah memperhatikanketika Anda mengunjungi sebuah situs, pada bar browser Anda, Anda akan melihat sebuah simbol gembok kecil berwarna hijau? Itu berarti situs tersebut aman, dan ini merupakan jaminan kepada pelanggan online bahwa data mereka akan aman. Anda bisa memberikan fasilitas tersebut dengan membeli SSL (Secure Socket Layer), yakni sertifikat yang mengenkripsi bagian-bagian dari website Anda yang mengumpulkan informasi pribadi, seperti kartu kredit dan berbagai bentuk informasi rinci pelanggan lainnya. Dengan memiliki sertifikat SSL, Anda tidak hanya membuat pelanggan Anda aman dari hacker dan pencuri identitas, tetapi juga memberikan kredibilitas bagi bisnis Anda.

Semoga bermanfaat. Amin..

Monday, December 15, 2014

Cara Meningkatkan CPC (BPK) Adsense

tips adsense

PELAKU UKM - Adsense. Jika Anda seorang blogger dan menjadikan Adsense sebagai sumber pendapatan utama dari kegiatan blogging Anda, makaAnda tidak bisa mengabaikan pentingnya optimasi Adsense. Jika kita bicara mengenai optimasi Adsense, maka ada banyak sekali aspek yang terkait, tapi yang paling utama adalah dengan meningkatkan eCPM dan CPC (BPK - Biaya Per Klik). Karena jika CPM dan CPC Anda tidak maksimal, Anda tidak akan menghasilkan eraning yang Anda inginkan, meskipun CTR Adsense Anda cukup bagus. Ini biasanya dialami oleh blog-blog non-bahasa Inggris.

Jika Anda termasuk publisher adsense, yang memiliki traffic tinggi tapi earning Adsense masih rendah, Anda harus memahami poin-poin berikut ini dan semoga bisa membantu meningkatkan CPC dan  juga earning Anda.


Apa itu CPC Adsense?

Mari kita mulai dengan menjawab pertanyaan dasar pertama dan kemudian pada bagaimana cara untuk meningkatkan CPC adsense. CPC singkatan dari Cost Per Click, atau BPK (Biaya per klik), adalah besaran komisi yang Anda terima setiap seseorang meng-klik iklan adsense yang anda pasang. Sekarang ini lebih banyak publisher Adsense yang berbicara tentang CTR ketimbang CPC. Jika Anda benar-benar serius ingin meningkatkan earning Adsense Anda, Anda harus lebih berkonsentrasi menggarap CPC ketimbang CTR. Mendapatkan ribuan tayangan iklan pada blog Anda tidak akan banyak membantu. Namun sebuah blog dengan CPC yang baik dan juga CTR yang sepadan tentunya akan membuat sebuah perbedaan besar. CPC tidak berhubungan secara langsung dengan traffic Anda, karena pada banyak kasus,blog dengan traffic rendah ternyata menghasilkan earning yang lumayan dari Adsense. Alasannya sederhana dan itu adalah eCPM  blog tersebut sangat tinggi sehingga CPC Anda juga meningkat dan kemudian ada faktor-faktor lain seperti kompetisi iklan, keyword dan banyak lagi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi CPC Adsense:

Niche

Hal pertama dan yang paling utama adalah memilih niche yang tepat untuk blog atau website Anda. Cost Per Click atau CPC sebuah iklan tergantung pada topik blog yang Anda buat. Satu hal yang harus diperhatikan ketika Anda akan memilih niche adalah pilihlah niche yang memiliki CPC tinggi. Ya! Berikut adalah daftar niche yang memiliki CPC tinggi.
  • Domain 
  • Gadget
  • Google
  • Microsoft
  • Perbankan
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Properti
  • Kredit
  • Lowongan pekerjaan
  • Dating
Konten

Hal kedua adalah konten, Anda harus memiliki konten yang bisa menjawab kebutuhan pembaca Anda. Jadi sebelum menulis blog, coba temukan apa yang dicari oleh pembaca Anda di Internet dan kemudian tawarkanlah sebuah solusi.

Ingat, Anda harus bisa selalu langsung terlibat dengan pembaca Anda. Konten Anda harus sesuai dengan niche Anda sehingga semakin banyak pembaca yang membaca blog Anda. Konten yang baik tentu akan menghasilkan CPC Adsense yang lebih tinggi. Terlebih lagi, search engine sangat menyukai konten yang baik, konten yang baik tentunya maka akan mendatangkan lebih banyak klik pada iklan Adsense Anda.

Pusat Peninjauan Iklan

Anda akan menemukan Ad Review Center pada akun Google Adsense Anda. Di situ Anda bisa melihat sendiri besaran komisi yang ditawarkan oleh masing-masing kategori iklan. Jika menurut Anda suatu kategori iklan tidak membayar sesuai standar Anda, maka Anda tidak perlu ragu untuk memblokir kategori iklan itu.

Blokirlah kategori-kategori iklan yang sama sekali tidak relevan dengan isi atau niche blog Anda. Misalkan blog adalah tentang teknologi, maka blok kategori iklan dating, politik, agama dll. Hal ini akan meningkatkan CPC dan earning Adsense Anda.

Competitive Ad Filter

Sama seperti Ad Review Center ada juga tool Adsense lainnya, yakni Competitive Ad Filter. Dengan tool ini Anda dapat memblokir iklan tertentu yang muncul pada halaman web Anda. Anda dapat memblokir iklan untuk seluruh domain atau hanya beberapa iklan tertentu dari situs web tersebut. Iklan yang Anda blokir mungkin adalah iklan dari pesaing Anda. Oleh karena itu Anda bisa meningkatkan CPC Anda dengan tidak menampilkan iklan tersebut.

Platform

Blog Anda bisa diakses dari platform yang berbeda-beda seperti desktop, laptop, ponsel dll. Meskipun CPC umumnya tidak terlalu terpengaruh oleh jenis platform tempat iklan itu ditampilkan tetapi tidak ada salahnya Anda mencoba untuk menargetkan sebanyak pembaca dari berbagai platform berbeda. Hal ini dikarenakan Anda akan mendapati bahwa ternyata sebagian besar pembaca blog Anda dari desktop dan perangkat laptop.

Jika Anda mampu meningkatkan pembaca yang menggunakan perangkat genggam atau pembaca mobile maka CPC bisa ikut meningkat karena iklan yang ditampilkan di ponsel adalah iklan yang berkualitas tinggi. Jika Anda melakukan blogging pada platform WordPress, Anda bisa menggunakan plugin seperti Wp touch yang akan membuat mobile blog Anda lebih friendly dan server iklan adsense Anda bisa dioptimalkan untuk ukuran layar ponsel.

Negara

Salah satu faktor yang paling penting dalam meningkatkan CPC adalah negara yang Anda targetkan. Misalnya nominal komisi dari setiap klik pada iklan yang berasal dari Amerika Serikat bisa seharga $2-$3, namun klik iklan yang sama tapi berasal dari Indonesia hanya berharga 20 - 30 sen.

Oleh karena itu disarankan bagi Anda untuk selalu menyesuaikan konten blog Anda viewer di negara-negara berbahasa Inggris. Hal ini juga akan meningkatkan Page Rank situs Anda.

Format Teks & Gambar

Ini salah satu yang harus diketahui oleh para blogger pemula. Anda harus cerdik dalam memilih format iklan yang tepat untuk blog Anda. Anda bisa menempatkan banyak iklan di halaman-halaman blo Anda, namun disarakan Anda hanya memasang tiga iklan saja. Kemudian gunakan 2 iklan ukuran 336 X 280 dan 1 iklan ukuran 468 X 60 atau 728 X 90.

Format iklan harus teks karena iklan teks memiliki CTR yang lebih tinggi. Atau Anda juga bisa mencoba format iklan teks & gambar secara bersamaan karena memberikan CPC lebih. Iklan gambar biasanya kurang disukai format iklan ini kurang dalam rate CTR dan juga nilai CPC yang lebih rendah. Meskipun terkadang pada niche tertentu, iklan gambar tampil lebih baik dalam hal CTR, tetapi CPC iklan gambar tidak akan sebagus iklan teks.

Penempatan

Penempatan iklan pada halaman web berbanding lurus dengan pendapatan Adsense Anda. Jadi di mana penempatan iklan untuk memperoleh CPC secara maksimum? Jawaban sederhana. Tempatkan 2 iklan dalam posting blog Anda dan 1 di luar post.

1 iklan tepat di bagian atas artikel blog, di bawah judul. Lalu 1 di bagian tegah artikel. Dan terakhir berada di samping posting artikel Anda.

Namun itu semua bukanlah syarat wajib yang harus Anda lakukan, karena semua tergantung pada jenis niche yang Anda pilih. Sebagai contoh, jika Anda seorang blogger profesional dan pendapatan Anda tergantung pada earning dari Adsense, Anda tidak boleh melewatkan kesempatan untuk mengoptimalkan iklan dan menggunakan unit iklan semaksimal mungkin pada tiap halaman blog. Lain halnya jika Anda seorang yang memang blogger hobi atau blogging di blog pribadi Anda, target pertama Anda adalah memberikan kualitas konten dan tidak banyak menayangkan iklan, karena pembaca blog seperti ini membenci iklan yang dapat mengalihkan perhatian mereka dari ketika membaca isi blog.

Satu yang pasti dan sudah terbukti adalah bahwa jumlah klik maksimum dan CPC yang lebih tinggi umumnya datang dari 2 iklan yang berada di dalam posting blog terutama di atas.

Semoga bermanfaat. Amin..

Tuesday, December 2, 2014

Yang Anda Butuhkan Untuk Menjual Secara Online

trik, tips bisnis usaha online
BISNIS ONLINE - Online Store. Menjalankan bisnis secara online bisa menjadi sebuah pengalaman yang berharga, tetapi jangan lupa juga bahwa sangat penting bagi Anda untuk memiliki tool yang tepat untuk membantu Anda dalam mengelola berbagai komponen perusahaan Anda. Menyiapkan komponen pendukung yang tepat akan membantu Anda untuk lebih fokus pada peningkatan bisnis tanpa direpotkan oleh persoalan dokumen. Untungnya, sekarang ini ada banyak sumber daya yang tersedia secara online yang dapat membantu Anda dalam memudahkan operasional perusahaan Anda tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk staf tambahan.

Peluncuran bisnis

Setiap bisnis yang besar selalu dimulai dari sebuah ide. Selanjutnya biasanya membutuhkan pembiayaan untuk bisa menjadikannya sebagai bisnis yang nyata. Ada banyak aplikasi yang tersedia secara online yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan dana yang Anda butuhkan untuk membuat bisnis Anda menjadi kenyataan atau mengembangkan perusahaan Anda ke tingkat berikutnya. Cukup download aplikasi pinjaman, mengisi informasi-informasi yang diperlukan, dan Anda dapat memenuhi syarat untuk pinjaman dalam waktu kurang dari 10 menit.

Memasang software "Shopping Chart/Keranjang Belanja"

Setelah bisnis Anda siap, sangat penting bagi Anda untuk fokus pada kebutuhan pelanggan Anda. Pastikan website Anda dapat diakses dan pengunjung online dapat menavigasikannya dengan mudah. Sediakan "keranjang belanja" online sehingga pelanggan di situs Anda dapat membeli beberapa item sekaligus. Ini akan membuat Anda lebih mudah dalam mengirimkan barang secara sekaligus dan juga berpotensi mendorong pelanggan untuk melakukan beberapa pembelian tambahan.

Ketika belanja secara online pertama kali diperkenalkan, banyak orang yang skeptis apakah cara berbelanja seperti itu akan bertahan. Belanja online sekarang ini tidak kalah populer dengan belanja ritel biasa, dan konsumen sekarangpun sudah lebih percaya diri bahwa informasi pembayaran mereka aman. Pastikan untuk menempatkan langkah-langkah yang dibutuhkan secara teratur sehingga situs Anda memenuhi atau melebihi standar situs belanja online lainnya. Pastikan bahwa informasi kartu kredit juga aman sehingga pelanggan Anda dapat berbelanja dengan nyaman.


Mengotomatisasi semuanya

Apakah perusahaan Anda bergerak di pasar perangkat lunak akuntansi bisnis kecil? Ada banyak sumber daya yang tersedia secara online yang dapat membantu Anda dengan berbagai aspek keuangan dari bisnis Anda. Membuat faktur dan packing slip secara manual tentunya sangat rumit, memakan waktu, dan banyak ruang kesalahan. Dengan berinvestasi pada sebuah sistem yang akan mengotomatisasi semua proses ini untuk Anda, semua informasi Anda akan akurat dan terorganisir.

Banyak pemilik bisnis online kecil yang kewalahan dengan dokumen-dokumen ketika transaksi bisnis mereka meningkat. Ada program yang tersedia secara online yang bisa melacak penjualan, mencetak label pengiriman dan catatan data transaksi. Semua ini dapat dilakukan tanpa harus menyewa staf tambahan. Informasi ini akan membantu Anda untuk mengawasi kinerja bisnis Anda dan membantu Anda untuk melakukan perkiraan untuk tahun depan.

Jangan terjebak dalam pembukuan

Menjaga pembukuan Anda tetap up to date dan terorganisir akan membuat stress Anda juga berkurang. Manfaatkan salah satu dari beberapa program pajak yang berguna yang dapat diintegrasikan dengan sistem akuntansi pilihan Anda. Bahkan jika Anda memilih untuk menyerahkannya pada seorang akuntan pada akhir tahun, maka akan lebih murah biaya yang Anda keluarkan jika Anda senantiasa menyusunnya secara manual.

Sistem akuntansi yang terorganisir akan membantu bisnis Anda berjalan secara lebih efisien, murah, dan memudahkan Anda dalam melakukan audit. Bahkan jika Anda tidak begitu baik jika berhubungan dengan angka, penting bagi Anda untuk memahami laporan yang Anda terima dari accounting software. Biasakan diri Anda untuk menerima laporan yang berbeda, dan biasakan juga untuk selalu mengawasi kinerja Anda secara teratur.

Semoga bermanfaat. Amin..