Sunday, December 14, 2014

Mengenal Konsep "Mukti" - Eling Dalam Bisnis dan Kehidupan

"Karma is a Sanskrit word which literally means 'action'. This is a key concept in Buddhism, as it is Hinduism. At it most simple, the Buddha taught that our actions (including thought, word, and deed) have consequences." 
MOTIVASI BISNIS - Mukti. sepulang dari Chicago, saya mendapat sebuah SMS dari Mpu Peniti. Beliau minta dibelikan sarung untuk lebaran. Hati saya langsung merasa galau. Bertahun-tahun saya berguru dan mencari ilmu kepada beliau, belum pernah sekalipun beliau minta sesuatu pada saya. Hadiah yang ingin saya berikan juga selalu ditolaknya secara halus. Dengan perasaan yang bercampur aduk, sayapun mencari sarung untuk Mpu Peniti. Mumpung belau sedang berkenan, sekalian saya berikan sajadah dan peci baru.


Ketiga hadiah itu saya bungkus rapi, dan berangkatlah saya ke rumahnya. Ketika menyambut kedatangan saya, wajah Mpu Peniti terlihat sangat gembira dan berseri-seri. Ketiga hadiah tersebut dibawanya masuk ke kamar tidur. Dan tak lama kemudian beliau keluar.

Tangannya menenteng bungkusan - rupanya hadiah dari saya, yang oleh Mpu Peniti dibungkus kembali dengan kertas koran - dan diserahkan pada saya. Dengan suara berat dan serak, ia meminta saya agar memberikan ketiga hadiah itu kepada orang yang lebih membutuhkan. Tentu saja saya kaget. Apakah Mpu Peniti tidak berkenan dengan hadiah saya?

Mpu Peniti tertawa, katanya ia tahu betul bahwa saya menghabiskan waktu dan uang yang tidak sedikit untuk mencarikan hadiah sebagus itu. Tapi kini saatnya saya belajar memberi. Begitu nasihatnya. Ia cukup mendapatkan kotak hadiah dan kertas pembungkus kado. Isinya belau serahkan kembali kepada saya untuk diberikan kepada orang lain.

Pulang ke rumah, saya bingung. Kepada siapa saya harus memberikan hadiah ini? Kalau mau, mudah saja memberikannya kepada sembarang orang. Tapi mencari orang yang patut diberi dengan derajat setinggi Mpu Peniti - seorang guru, mentor, dan pribadi yang saya kagumi - rasanya sulit sekali. Akhirnya saya menyerah, dan kembali lagi ke rumah Mpu Peniti. Beliau tersenyum melihat muka kusut saya. "Negeri ini sedang sakit berat. Kita butuh pemimpin yang mau dan berani melakukan mukti, " bisik beliau dengan suara bergetar, sambil memeluk saya erat-erat.

pengembangan diri

Mukti konon berasal dari kepercayaan Hindu. Mukti terdiri dari tiga elemen: ilmu, bhakti dan karma. Mukti atau moksa merupakan sebuah ajaran yang secara konsisten dipraktikkan oleh Mahatma Gandhi, sebagai medium agara kita eling dan terbebas dari segala tekanan, tetapi bisa tetap berprestasi dengan baik dan netral. Arti sempitnya, seorang pemimpin harus berilmu - mau belajar terus hingga selalu memiliki pengetahuan yang cukup. Lalu membaktikan ilmunya, dengan mengamalkan pengetahuan itu, melakukan perubahan-perubahan penting yang mampu mewujudkan karma orang banyak. Gandhi sendiri menyebut mukti atau moksa sebagai self-realization. Bagaimana seorang pemimpin menyadari status, posisi, dan peran yang wajib ia perankan. Sehingga kepemimpinannya bermanfaat bagi orang banyak.

Dengan selalu belajar, seorang pemimpin akan "ngelmu" - yaitu semakin eling tentang segala kekurangan dan kelemahannya. Ia akan semakin tahu diri, tidak arogan, dan mau merendah. Lewat Bakti dan pengamalan ilmunya, ia menjadi mercusuar yang memandu di tengah kegelapan, sang pemimpin akan menjadi pemicu perubahan. "The agent of changes". Perubahan yang akan menstimulasi kemajuan, terobosan, dan inovasi. Perubahan yang akan merubah nasib orang banyak.

Usai Ramadhan yang penuh berkah, Mpu Peniti memperingatkan saya agar eling sekali lagi. Meminta dan memberi bisa menjadi proses mukti yang bijak. Betapa sering kita memberikan barang-barang mewah kepada klien, relasi, sanak saudara, dan keluarga. Tanpa benar-benar berusaha menyelidiki apa yang dibutuhkan orang yang akan kita beri. Atau lebih sering asal beri. Kita tidak membaksikan pengetahuan kita selama bertahun-tahun mengenal mereka. Apa yang mereka butuhkan mungki sangatlah spesifik. Seorang direktur bank mengatakan, barangkali hanya 10% bingkisan lebaran yang diterimanya benar-benar bermanfaat. Sisanya serba tidak karuan. Memberikan hadiah yang tepat mungkin akan membuat orang yang menerima menjadi sangat berbahagia.

Mpu Peniti menasihati, kita tidak memberi dengan bijak karena tak pernah mau belajar meminta dengan benar. Kita sering kali asal minta saja, kadang menjadi sangat serakah. Kalau kita sudah belajar banyak dengan memberi, maka permintaan dan tuntutan kita juga menjadi lebih sederhana. Pengalaman saya dengan Mpu Peniti menyadarkan saya.

Barangkali hal terbaik yang bisa saya berikan kepada beliau adalah do'a yang tulus, agar beliau senantiasa diberi kesehatan yang baik dan umur panjang. Ketika hari lebaran, saya menyempatkan diri sujud kepada beliau, dan minta maaf. Kata-kata dan bisikan beliau menyambut dan menerima ucapan maaf saya secara tulus, merupakan pemberian yang paling berharga. Hingga hari ini, itulah hadiah terbesar yang pernah diberikan beliau kepada saya.

~ Oleh Kafi Kurnia, Penulis buku BIANG PENASARAN ~

Thursday, December 11, 2014

5 Elemen Sukses Bisnis Franchise

tips franchise
PELAKU UKM - Franchise. Apa Andasedang mencari-cari informasi mengenai peluang bisnis franchise yang cocok dengan Anda karena Anda berencana untuk membeli suatu bisnis franchise? Mungkin Anda sendiri sadar betul bahwa franchise yang sempurna mungkin tidak pernah ada. Tapi jika memang Anda tetap berkeinginan untuk membeli suatu bisnis franchise, seperti apa kira-kira franchise yang sempurna itu?

Agar bisnis franchise bisa menjadi sempurna, ada beberapa hal yang akan perlu dimiliki oleh suatu bisnis franchise.

1. Sistem bisnis yang kuat

Bisnis franchise tanpa sistem bisnis bukanlah sebuah franchise melainkan sebuah bisnis yang berada di ambang kematian. Lagipula, model bisnis franchise memang merupakan sebuah sistem. Bisa dibilang bisnis franchise adalah sebuah sistem dalam sistem.

Jika Anda mencari bisnis franchise untuk Anda beli, pastikan Anda mengetahui seberapa bagus sistem yang mereka gunakan.

2. Punya merek yang kuat

Sebagian besar orang sekarang ini mengatakan bahwa mereka tertarik untuk membeli franchise yang memiliki merek yang sudah banyak dikenali orang. Tapi, franchise yang sudah memiliki merek besar biasanya akan sulit untuk dibeli. Alasannya bukan saja karena harganya yang lebih mahal daripada franchise yang belum banyak dikenal, tetapi mereka mungkin tidak memiliki lokasi yang tersedia di daerah Anda.

Jika franchise itu "bermerek" maka artinya franchise itu populer. Hal itu artinya mereka sudah berjalan untuk waktu yang lama, dan biasanya juga sudah cukup tersebar luas Itulah sebabnya menemukan lokasi bagi Anda yang berminat untuk membeli franchise seperti itu akan lebih sulit.

3. Inovasi

Sebuah franchise harus bisa selalu menemukan cara untuk berinovasi supaya bisnis franchise bisa bertahan hidup di masa yang serba cepat seperti sekarang.

Konsumen saat ini secara konsisten cenderung suka mencoba hal-hal baru. Franchise yang terus berinovasi adalah franchise yang meningkatkan peluang sukses untuk franchisee meraka dan juga merek mereka.


4. Pelatihan franchisee yang kuat

Jika Anda akan membuka bisnis franchise, Anda harus merasa yakin untuk menjalankan bisnis tersebut.

Satu-satunya cara untuk mendapatkan percaya diri itu adalah menjalani pelatihan. Pelatihan yang Anda terima dari franchisor Anda sangatlah penting. Anda perlu tahu segala sesuatu mengenai operasional sehari-hari dari bisnis franchise Anda. Ingat, Anda membeli suatu franchise karena itu adalah sebuah sistem bisnis yang sudah terbukti. Janji itulah yang harus dipegang oleh franchisor.

5. Punya banyak franchisee yang sukses

Sebuah frachise yang sempurna akan memiliki franchisee yang sukses. Franchise yang besar adalah franchise yang berfokus pada profit para franchisee mereka. Sebuah franchise dengan banyak franchisee yang sukses tentunya akan terus berkembang.

Kabar baik selalu tersebar dengan cepat. Franchisee berbicara satu sama lain. Mereka tahu franchise mana yang paling menguntungkan bagi mereka.

Franchise memang bukan sebuah bisnis yang sempurna. Tapi, mungkin Anda dapat menemukan satu yang benar-benar mendekati kriteria sempurna menurut standar Anda. Selamat mencari :)

Semoga bermanfaat. Amin...

Apakah Restoran Adalah Bisnis Yang Menjanjikan Untuk Anda Beli?

PELAKU UKM - Bisnis Restoran. Membeli sebuah restoran bisa sangat menguntungkan. Kuncinya adalah Anda harus memiliki kesabaran dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan. Di bawah ini adalah beberapa indikator apakah sebuah restoran merupakan bisnis yang sangat baik untuk Anda beli atau tidak.


Kenapa membeli restoran yang sudah ada?

Anda bisa memulai bisnis restoran dari awal, menggunakan kreativitas Anda untuk membangun sebuah konsep yang besar. Jadi kenapa harus membeli yang sudah ada? Karena jika itu adalah sebuah restoran yang sudah bagus, maka itu artinya akan menghemat banyak pekerjaan Anda. Anda masih bisa menambahkan ide-ide kreatif Anda jika Anda merasa hal itu bisa meningkatkan basis pelanggan restoran dan juga melakukan beberapa perubahan menyangkut layanan pelanggan dan operasional jika perubahan tersebut bisa membawa ke arah yang lebih baik.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa membeli sebuah restoran yang ada bisa mempermudah pekerjaan Anda:

Brand awareness dan basis pelanggan. Jika restoran itu memiliki reputasi baik, maka besar kemungkinan sudah cukup banyak orang yang mengenalnya. Jika Anda ingin menarik lebih banyak pelanggan lagi, Anda sudah memiliki reputasi yang cukup sebagai modal uama, juga basis pelanggan yang puas
.
Cash flow langsung. Anda tidak harus dipusingkan mengenai masalah untuk branding, merancang interior dan membeli peralatan, atau merekrut karyawan. Itu semua sudah ada, dan Anda sudah siap untuk berbisnis.

Supplier. Jika Anda ingin memastikan restoran Anda menggunakan supplier terbaik dan juga dengan penawaran terbaik, kemungkinan Anda tidak perlu melakukan perombakan total, karena semuanya sudah ada.
Pelatihan karyawan. Pelatihan karyawan memang perlu dilakukan secara terus menerus, tetapi Anda tidak harus memulainya dari awal.

Sistem dan operasional. Menerapkan sebuah sistem dan juga tata cara operasional tentunya akan memakan waktu. Itu tidak tidak perlu Anda pikirkan lagi tentunya, karena seistem dan operasional sudah siap dan sudah berjalan sebelumnya.

Perijinan. Jika ijin usaha sudah ada, maka Anda tidak harus melalui kerumitan dan waktu yang lama untuk mengurusnya.

Kenapa tidak membeli sebuah restoran yang ada?

Ada beberapa alasan bagi Anda untuk tidak membeli sebuah restoran yang ada. Salah satunya mungkin adalah keinginan Anda untuk lebih memiliki kebebasan dalam menuangkan semua ide-ide kreatif yang Anda miliki, karena akan ada beberapa hal dari sebuah restoran yang ada yang jika Anda melakukan perubahan terlalu banyak mungkin justru akan mengakibatkan hilangnya basis pelanggan dan bahkan juga karyawan yang sudah ada. Jika Anda yakin dengan keputusan Anda untuk membeli sebuah restoran yang sudah ada, maka ada hal-hal tertentu yang harus Anda perhatikan. Kecuali pemilik restoran sebelumnya memamng memilih untuk pensiun, ingin pindah ke luar negeri, atau benar-benar ingin melakukan sesuatu yang lain, dan bukan karena suatu alasan yang negatif. Pastikan Anda melakukan riset dengan benar dan berkonsultasi dengan kerabat, teman atau konsultan ahli sebelum memutuskan untuk membeli. Anda juga bisa mengirim beberapa "pembeli misterius" untuk mengevaluasi layanan dan kualitas makanan di restoran tersebut.

Reputasi yang buruk

Misalnya, Anda berjalan ke sebuah restoran A di Bandung dan melihat banyak orang yang makan di sana. Anda mungkin berpikir bahwa Anda hanya perlu beberapa hal kecil  untuk mengubah tempat itu menjadi sangat sukses, tapi Anda salah. Restoran tersebut buka pada pukul 9.00, dan tutup pada pukul 21.00. Ternyata restoran itu jam ramainya adalah pukul 17.00 hingga menjelang tutup. Mengapa? Karena penduduk setempat tahu bahwa restoran sebelah (restoran B) menyajikan menu yang lebih baik dan menawarkan layanan yang lebih baik, hanya saja restoran B sedang dalam pembangunan bangunan baru, sehingga mungkin pelanggan mereka beralih pada restoran A yang Anda kunjungi itu, dan begitu restoran B selesai dibangun, mereka dengan segera berpindah ke restoran B tersebut.

Disarankan Anda bertanya-tanya dahulu sebelum Anda membeli sebuah restoran untuk mengenal sejarahnya.

Ketidakpuasan Pelanggan - Pelayanan dan Kualitas Makanan

Mungkin restoran beroperasi seperti biasanya, tetapi belakangan telah terjadi banyak keluhan karena karyawan tampaknya telah memberikan pelayanan yang buruk. Pemilik restoran mungkin tidak akan mengungkapkan hal ini pada Anda, tapi dalam dua bulan terakhir telah terjadi pengurangan jumlah pelanggan karena keluhan-keluhan tersebut. Masalahnya adalah bahwa pada saat Anda masuk, pelanggan mungkin telah memutuskan untuk beralih ke tempat lain. Anda harus mengganti atau melatih karyawan-karyawan baru, dan ini tentu saja memakan waktu dan uang.

Pastikan Anda Mengetahui semua informasi itu secara lengkap.

Masalah karyawan

Masalah yang ada pada karyawan tidak selalu bisa terlihat dengan segera, dan jika tidak terlihat ada sesuatu pada mereka atau diantara mereka bukan berarti tidak ada keluhan dari pihak mereka, dan itu tidak berarti bahwa hal tersebut tidak akan menyebabkan banyak masalah pada bisnis Anda. Misalnya, Anda harus memastikan karyawan tidak menyalahgunakan zat apapun pada menu, datang terlambat terus-terusan, atau memiliki keluhan internal. Tidak jarang pada sebuah restoran hanya ada dua dari sepuluh karyawan yang benar-benar bekerja dan delapan lainnya hanya menonton mereka.

Demikian juga dengan tim manajemen yang mungkin juga bisa menyebabkan masalah. Mungkin mereka terus-menerus mengacaukan pemesanan pasokan barang, atau tidak memberikan pelatihan karyawan yang cukup, atau juga mereka tidak membuat bisnis menjadi lebih efisien. Atau lebih buruk lagi, mereka mungkin mencuri.

Hutang

Jika ada tagihan atau pajak yang belum terbayar dari pemilik sebelumnya, Anda perlu tahu tentang hal itu dan kemudian mengurangi dari harga beli restoran yang akan Anda bayarkan. Anda juga perlu memastikan bahwa supplier Anda masih senang bekerja dengan Anda.

Kurang pemeliharaan

Bagaimana penampilan furnitur Anda? Peralatan lainnya? Bagaimana kondisi restoran itu? Apakah ada kebocoran? Apakah oven yang digunakan sudah sangat tua? Adalah semua peralatan dalam kondisi OK, tetapi perlu diganti dalam satu atau dua tahun ke depan? Hal-hal seperti ini akan membutuhkan biaya. Anda harus cermat dalam hal ini.

Perijinan sudah kadaluarsa atau Pelanggaran aturan kesehatan.

Restoran yang Anda beli mungkin telah melalui pemeriksaan kesehatan dan keselamatan setahun yang lalu, tetapi apakah itu masih berlaku dan standar prosedur yang digunakan masih sama? Jika ada perubahan manajer, kemungkinan prosedurnya juga berubah. Jika Anda perlu memperbarui ijin usahanya, bayar semua denda pelanggarannya, lalu ubah sistem kerjanya lebih simpel dan memudahkan Anda untuk melakukan pemeriksaan lagi.

Lokasi

Anda mungkin menemukan sebuah restoran yang nampaknya berada di lokasi yang bagus, dengan banyak orang yang lalu lalang di depannya. Namun itu belum bisa dikategorikan sebagai lokasi yang bagus untuk bisnis restoran. Apakah ada area parkir bagi pelanggan yang datang dengan menggunakan mobil? Apakah oang-orang juga datang ketika malam dan mereka sengaja datang untuk makan malam?

Berapa banyak perubahan yang dibutuhkan

Hal utama yang perlu dipertimbangkan ketika membeli sebuah restoran adalah berapa nilai keuntungan dan berapa banyak perubahan yang dibutuhkan. Buatlah daftar rinci mengena apa-apa saja serta berapa banyak pekerjaan yang diperlukan sebelum Anda memutuskan untuk membeli atau baik.

Apakah restoran tersebut memiliki jaringan website?
Apakah Anda melayani pembelian dan juga resevasi secara online?
Apakah menu yang ada membutuhkan perombakan total?
Apakah layanan yang diberikan sudah maksimal?
Berapa banyak perbaikan yang diperlukan?
Apakah Anda perlu mengubah menu / kualitas produk yang digunakan untuk menu terbaru?
Peralatan apa saja yang perlu diganti?
Berapa banyak supplier yang perlu diganti?

Semoga bermanfaat. Amin..

Monday, December 8, 2014

5 Syarat Sukses Bekerja di Rumah

tips bisnis, bisnis rumahan

PELAKU UKM - Bekerja di Rumah. Banyak bisnis yang sukses dimulai sebagai bisnis rumahan. Bekerja dari rumah untuk pertama kalinya bisa sangat menguntungkan sekaligus menarik, juga menantang. Lalu, apakah Anda memiliki apa-apa yang diperlukan untuk bisa bekerja dari rumah? Berikut ini 5 syarat utama yang harus Anda penuhi :

1. Disiplin

Hal ini sangat jelas, tetapi sebagan besar orang lebih cepat kehilangan disiplin saat bekerja dari rumah. Tanpa ada atasan yang mengawasi Anda, tidak ada jadwal tetap yang membebani Anda ataupun syarat-syarat tertentu kontrol yang harus dipenuhi jika bekerja di lingkungan kantor, ANDA sendiri yang harus mengatur dan membangun struktur kerja Anda sendiri. Menentukan jam kerja, menyediakan ruang kerja, dan menyiapkan kinerja Anda serta bertanggung jawab pada tenggat waktu dan jadwal yang sudah Anda buat. Jika Anda tidak melakukannya, maka Anda sama sekali tidak efektif dalam mengerjakan pekerjaan Anda.

2. Fokus

Mari kita jujur pada diri kita sendiri, ketika sedang bekerja di rumah tidak jarang Anda akan mendapat banyak gangguan. Internet, TV, telepon, video game, keluarga, pekerjaan rumah tangga, dan banyak lagi, dan semua itu saling bersaing untuk mendapatkan perhatian Anda. Tapi, Anda harus menciptakan lingkungan serta pola pikir di mana waktu kerja adalah WAKTU KERJA. Jika Anda membiarkan diri Anda teralihkan oleh pekerjaan harian rumah tangga lainnya pada jam kerja Anda, kurangnya fokus tentunya akan merugikan pekerjaan Anda. Tidak apa-apa untuk memiliki waktu istirahat, tapi Anda harus konsisten pada jadwal yang Anda buat, dan tidak membiarkan sebagian besar hari kerja Anda teralihkan pada hal-hal lain.

3. Akuntabilitas

Tidak peduli apakah Anda melaporkan hasil pekerjaan Anda pada diri sendiri, atau ke perusahaan tempat Anda bekerja, Anda harus memiliki tanggung jawab. Ini berarti laporan atau spreadsheet mengenai bagaimana Anda menghabiskan waktu Anda, berkomunikasi rutin dengan bos, rekan kerja, dan / atau klien menunjukkan bahwa Anda menghabiskan waktu Anda secara bijak dan efektif. Jika Anda gagalan untuk melakukannya, maka tidak hanya akan menimbulkan masalah dengan orang-orang yang bekerjasama dengan Anda, tapi juga akan membuat orang-orang cenderung meremehkan hasil kerja Anda. Jaga tanggung jawab serta akuntabilitas Anda. Selalu.


4. Perencanaan

Seringkali ketika orang berencana untuk bekerja di rumah, mereka tidak benar-benar memiliki suatu rencana yang jelas dan pasti untuk melakukannya. Biasanya mereka ini berasumsi bahwa semuanya akan mudah dilakukan. Tidak ada keterikatan, tidak ada bos yang selalu mengawasi dan kenyamanan rumah akan membuat semua seakan sangat mudah. Namun kenyataannya tidaklah seperti yang dibayangkan.

Anda harus bisa mengatur sendiri jam kerja Anda, menyediakan tempat kerja yang akan Anda gunakan dalam menyelesaikan pekerjaan Anda, dan Anda juga harus membuat suatu perencanaan mengenai bagaimana Anda akan memanfaatkan, mengelola dan membuat laporan kerja Anda. Anda bisa memulainya dengan menulis semua struktur rencana kerja Anda, sekaligus menetapkan suatu komitmen pada diri sendiri untuk menjalankan semuanya secara struktural. Hal ini merupakan cara yang bagus untuk memastikan bahwa Anda berada pada jalur yang benar. Jelas, salah satu aspek yang menarik dari bekerja di rumah atau untuk diri sendiri adalah fleksibilitas, dan bila perlu, boleh-boleh saja Anda mengambil cuti untuk keluarga dan hal-hal pribadi lainnya.

5. Dukungan

Ketika Anda berencana untuk mulai bekerja dari rumah, maka sangat penting bagi Anda untuk mendapatkan dukungan dari teman, keluarga, atau orang lain yang sering berinteraksi dengan Anda. Hal ini bahkan lebih penting lagi jika Anda sudah berkeluarga atau bahkan sudah memiliki buah hati. Anda harus berkomunikasi secara intens dengan orang-orang yang terdekat dengan Anda mengenai ekspektasi Anda, batasan-batasan pada diri Anda, dan mengapa dukungan dari mereka ini sangat penting untuk memastikan keberhasilan Anda. Anda perlu keluarga Anda untuk mendukung Anda. Menciptakan suatu harapan yang tepat akan memungkinkan Anda untuk sukses bekerja di rumah, dan juga memiliki hubungan yang kuat serta struktur dukungan yang solid dari orang-orang terdekat Anda.

Semoga bermanfaat. Amin

Melatih Entrepreneurship (Kewirausahaan) Pada Anak

melatih bisnis anak
PELAKU UKM - Entrepreneur. Apakah Anda memiliki buah hati? Apakah Anda berkeinginan anak-anak Anda kelak bisa memulai bisnis mereka sendiri satu hari nanti atau mungkin bahkan mampu mengubah dunia dengan inovasi yang bisa mengubah kehidupan orang banyak?

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Gallup baru-baru ini menemukan bahwa lebih dari 40% anak usia SD-SMP mempunyai keinginan untuk menjadi pengusaha (43%) atau menciptakan sesuatu yang dapat mengubah dunia (42%). 

Ada beberapa indikasi yang cukup menggembirakan yang menunjukkan bahwa kemungkinan cita-cita mereka ini lebih mungkin untuk menjadi kenyataan daripada beberapa tahun lalu. Sekarang ini, hampir 6 dari 10 siswa yang disurvei mengatakan bahwa sekolah mereka memberi dukungan serta memberikan fasilitas pada mereka untuk mengambil kelas-kelas yang mendukung upaya untuk memulai dan menjalankan bisnis di masa yang akan datang. Meski belum semua sekolah, namun ini tetap merupakan suatu indikasi positif.

Tapi kondisi tersebut ternyata juga sulit. Kesulitan tersebut justru datang dari kondisi lingkungan sehari-hari anak-anak tersebut. Pengalaman pada kehidupan sehari-hari anak-anak sekarang ini justru yang sangat berpotensi menghambat cita-cita mereka. Hanya 22% anak-anak yang memiliki pengalaman aktual dalam dunia bisnis atau kewirausahaan.


Memiliki pengalaman dalam dunia bisnis dan kewirausahaan merupakan faktor penentu apakah seseorang kemudian akan mulai bisnisnya sendiri kelak. Karenanya, hampir sebagian besar perusahaan biasanya dikelola oleh sebuah keluarga, karena mereka saling menularkan pengalaman dalam berbisnis. Teori ini juga lahir dari temuan yang didapat dari studi yang dilakukan pada orang-orang yang orangtuanya memiliki bisnis ternyata lebih cenderung ingin menjadi pengusaha.

Lalu apa kaitannya semua itu dengan Anda? Jika kita ingin menghasilkan pengusaha-pengusaha generasi berikutnya, apakah itu putra atau putri Anda, keponakan atau mungkin cucu-cucu Anda, kita harus berani mengambil tanggung jawab untuk membantu mereka belajar tentang bisnis. Dengan mempekerjakan orang muda yang ingin memulai bisnis suatu hari nanti tentu akan memberikan keuntungan bagi Anda berdua. Anda mendapatkan karyawan yang penasaran dan termotivasi untuk belajar, di mana Anda bisa menjelaskan sudut pandang Anda dan mengapa Anda melakukan hal-hal yang Anda lakukan dalam membangun dan mengembangkan bisnis Anda. Mereka mendapatkan pengalaman langsung dan juga kesempatan untuk membuat sebuah perbedaan dalam bisnis di usia muda.

Apakah Anda mengenali sosok muda ingin memulai bisnis seperti itu? Perhatikan apakah mereka tertarik untuk belajar dari diri Anda. Apakah Anda ingin mempekerjakannya? Carilah karyawan atau tenaga magang dari kalangan anak-anak sekolah atau perguruan tinggi untuk mengambil keuntungan dari energi dan antusiasme para karyawan muda ini...

Semoga bermanfaat. Amin..

Sunday, December 7, 2014

Memulai Bisnis Restoran Mobile

ide bisnis, peluang usaha makanan
PELAKU UKM - Mobil Makanan. Meskipun keberadaan mobil makanan telah dikenal selama beberapa tahun kebelakang, konsep ini semakin ramai dibicarakan di seluruh negeri. Banyak restoran yang ada sekarang ini juga mulai melirik aspek mobile untuk bisnis mereka, dan bagi pengusaha baru, mobil makanan menawarkan cara yang brilian untuk masuk ke bisnis makanan tanpa biaya yang terlalu besar.

Itulah sebabnya memulai bisnis makanan secara mobile adalah peluang yang sangat masuk akal:
  • Orang-orang menyukai kenyamanan. Dengan membawa bisnis Anda kepada mereka, apakah itu di tempat usaha mereka atau di tempat di mana orang, tentunya akan menarik perhatian orang pada bisnis Anda dan tentunya juga akan menarik pelanggan yang Anda inginkan.
  • Biaya rendah. Dengan menggunakan mobil makanan, tidak ada beban biaya sewa atau biaya "preman" yang harus Anda tanggung.
  • Biaya pemasaran yang rendah. Penyebaran melalui mulut ke mulut tentang bisnis Anda hampir sama seperti media sosial. Cerita sukses Keripik Ma Icih adalah salah satu contohnya.
Bagaimana cara untuk memulainya? Yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah mencari tahu sebanyak mungkin tentang daerah mana yang ingin Anda jadikan lokasi berjualan. Karena tempat usaha Anda bersifat mobile, Anda mungkin perlu melakukan survey pada beberapa titik lokasi yang Anda anggap cocok. Cobalah berjalan-jalan di sekitar lokasi tersebut untuk sekedar mengamati daerahnya, berbicara dengan beberapa penjual makanan jalanan lokal.

Pikirkan juga mengenai konsep untuk bisnis mobil makanan Anda. Anda mungkin yang pertama di daerah Anda dalam jenis usaha seperti ini. Jika demikian, Anda bisa fokus pada jenis makanan tertentu, tergantung pada demografi daerah. Kemudian lakukan penyenyesuaian konstruksi mobil agar sesuai dengan kebutuhan Anda untuk memasak dan menyimpan makanan. Mobil makanan Anda harus bisa memiliki kegunaan yang multifungsi, karena selain berfungsi sebagai tempat berjualan juga sebagai dapur, dan lain sebagainya.

Jika penggunaan mobil dinilai terlalu mahal, Anda bisa beralih menggunakan motor roda tiga, seperti yang sekarang ini mulai banyak digunakan oleh penggerak bisnis mobil makanan. Selain lebih murah, motor jenis ini bisa mengapai daerah-daerah yang tidak bisa dilalui oleh mobil.

Biaya lainnya diantaranya biaya perlengkapan, keamanan, asuransi, retribusi resmi dari lokasi yang Anda tempati. Kebanyakan mobil makanan ini menginformasikan lokasi mereka melalui media sosial dan juga di situs web mereka. Bahkan ada juga yang sudah mulai membentuk komunitas pelanggan sendiri. Bisnis makanan secara mobile telah menjadi begitu populer di berbagai kota di Indonesia. Jangan sampai Anda tertinggal peluang ini.

Semoga bermanfaat. Amin..

Saturday, December 6, 2014

Yin dan Yang Dalam Bisnis

"Functioning harmoniously together, right and left give birth to all techniques. The left hand takes hold of life and death; the right hand controls it. The four limbs of the body are the four pillars of heaven, and manifest the eight directions, yin and yang, inner and outer."
Morihei Ueshiba (1883-1969), The Founder of Aikido

PELAKU UKM - Yin dan Yang. Pada masa pemerintahan Dinasti Han di Cina, sekitar 200 tahun sebelum masehi, beberapafilsuf dan ahli pemikir Cina berusaha menghasilkan sebuah konsep unik, yang mereka sebut sebagai pemikiran tunggal. Pemikiran tunggal ini bukanlah sebuah agama dan juga bukan sebuah ideologi. Mereka ini sadar bahwa agama dan ideologi biasanya akan mudah diserang karat, dan memudar. Mereka membutuhkan sesuatu yang bisa dijadikan pegangan masyarakat luas, yang sifatnya lebih kekal. Maka timbullah konsep pemikiran tunggal yang menyatukan berbagai elemen dan aneka ajaran di Cina ini, yang kemudian dikenal sebagai yin dan yang. Intinya sedehana. Dunia selalu dipengaruhi 2 hal. Misalnya, positif dan negatif, ada dan tiada, aksi dan reaksi, dll.

anti marketing trik
Yin dan Yang sangat penting dalam bisnis
Walaupun berlawanan, keduanya menciptakan keseimbangan. Keduanya ada berkat interaksi satu sama lain. Namun pemikiran yang kelihatan sederhana ini pemahamannya cukup ruwet. Yang lua biasa, pemikiran tunggal ini dipakai hingga kini sebagai satu-satunya penjelasan atas semua kejadian.

Saya berkenalan dengan pemikiran tunggal ini saat membaca buku I-Ching sekitar 20 tahun lalu. Saat saya sedang berada dalam situasi kembali ke akar saya, dan berusaha mencari jati diri saya yang sesungguhnya. Berdasarkan buku I-Ching, saya mulai mengerti tentang perubahan, "Change Management". Sebuah aksi akan memicu adanya reaksi, dan sebaliknya. Menciptakan sebuah situasi yang terus bergerak secara dinamis. Kalau saja salah satu aksi dan reaksi mampu kita kendalikan, maka perubahan akan menjadi positif dan bermanfaat bagi kita, bukan perubahan yang tak terduga dan merusak.

Mentor saya, Mpu Peniti, menjelaskannya lebih inspiratif. Kata beliau, kemiskinan adalah bibit kaya raya. Juga sebaliknya, kekayaan adalah bibit kemiskinan. Secara sederhana, beliau menjelaskan bahwa kebanyakan wirausaha sukses dulunya justru banyak yang melarat dan berhasil memanfaatkan kemelaratannya sebagai motivasi untuk berbalik arah. Terbukti banyak yang akhirnya berjuang, tekun, rajin, dan bekerja keras hingga kaya raya.

Beliau benar. Jarang ada wirausaha sukses yang berasal dari keluarga kaya raya. Secara statistik lebih banyak pengusaha sukses datang dari keluarga miskin yang tidak memiliki apa-apa. Mereka mengalami sensasi melarat dan ingin keluar dari kemelaratannya. Sebaliknya yang kaya, sering kali tidak mengalami sensasi susah dan melarat. Kadang ada di antara mereka yang kurang hati-hati dalam berbisnis. Semuanya ingin diterobos, tidak jarang semua ingin dikerjakan, dan akhirnya berbalik bangkrut total. Dari peristiwa inilah saya mulai mengerti "yin dan yang".


Dalam pemasaran, situasinya juga sama, selalu ada marketing dan anti-marketing. Sebuah produk yang sukses tidak jarang berawal dari suatu kebuntuan dan kegagalan. Menurut Mpu Peniti, produk yang buntu dan gagal memiliki bibit sukses menjadi sebuah produk selanjutnya, atau sebaliknya.

Alkisah, Leonard Marsh dan Hyman Golden bermitra mendirikan perusahaan jasa pencuci jendela gedung. Keduanya kemudia ber-partner dengan Arnold Greenberg, membuat minuman soda dengan rasa apel, bermerek Snapple. Mereka menolak mengemas minuman itu dalam kaleng dan plastik. Agar kualitas dan cita rasanya terjaga, minuman tersebut harus dikemas secara eksklusif dalam botol. Produk ini dijajakan ke toko-toko khusus yang menjual produk-produk makanan kesehatan dan juga beberapa pompa bensin di sekitar New York. Biarpun produk mereka berkualitas luar biasa, usaha mereka tersendat.

Snapple
Snapple's Mango Madness
15 tahun kemudian, mereka menciptakan produk varian baru, teh dengan rasa buah. Mereka akhirnya berpikir secara "yin dan yang". Produk mereka yang sangat berkualitas sangat positif, harus mendapat energi negatif untuk trik pemasarannya. Hal pertama yang mereka lakukan adalah memberi nama produk yang lebih edan dan eksentrik, seperti "Mango Madness". Lalu "anti-marketing" untuk mempromosikan produk mereka itu. Secara mengejutkan mereka memilih seorang tokoh yang terkenal sangat ngawur, yaitu Howard Stern untuk mempromosikan produk mereka.

Howard Stern adalah energi total negatif. Di Amerika, Stern terkenal sebagai penyiar radio yang eksentrik dan nyeleneh. Ia sering kena denda karena acaranya dianggap vulgar, porno, jorok, dan mesum. Misalnya, Howard Stern keap mengadakan lomba kentut diacaranya. Ia juga pernah meminta tokoh yang diwawancarainya untuk masturbasi di studio. Walaupun sangat negatif, Stern punya banyak penggmar. Howard Stern sendiri merasa sangat tersanjung. Maklum, cuma orang gila pula yang mau mempercayakan dirinya untuk mempromosikan sebuah produk. Howard Stern mati-matian mempromosikan Snapple.

Perpaduan Snapple dan Howard Stern yang bernuansa yin dan yang, membuahkan hasil luar biasa. Penjualan Snapple meroket cepat. Tahun 1994, Snapple dijual ke perusahaan Quaker Oats senilai US$ 1,7 miliar. Harga yang mencengangkan banyak orang saat itu. Memadukan yin dan yang, untuk mencapai keseimbangan hasil, bukan pekerjaan enteng, perlu keberanian dan kearifan untuk memadukannya. Tapi, kalau pertalian yin dan yang berhasil diciptakan, hasilnya akan luar biasa dahsyat. Tak terbayangkan !

~ Oleh Kafi Kurnia, Penulis buku BIANG PENASARAN ~
552ed4de161eaa79ece9ff7615b03e5120839cdeabf336d910