Monday, June 9, 2014

Wisata Backpacker - Bisnis Wisata Daerah Untuk Anak Daerah

wisata backpacker
PELAKU UKM. Bisnis wisata sekarang ini semakin banyak dan beragam. Mulai dari wisata eksklusif dengan berbagai fasilitas pendukung bagi wisatawan selama dalam perjalanan hingga kembali pulang. Tapi ada satu jenis wisata yang jarang bahkan mungkin bisa dibilang belum ada di Indonesia, yakni paket wisata ala backpacker.

Istilah backpacker memang baru dikenal di Indonesia beberapa tahun belakangan. Backpacker dikenal sebagai cara bepergian dengan budget minim, jadi semua pengeluaran selama bepergian ditekan sedemikian rupa sehingga hanya mengeluarkan budget lebih kecil dari biasanya. Hal ini bisa ditempuh misalnya dengan menggunakan sarana transportasi umum ketimbang menggunakan kendaraan sendiri atau menyewa, menginap di losmen yang lebih murah ketimbang hotel.


Mungkin terkesan ekstrim, namun untuk beberapa kalangan wisatawan, berwisata dengan cara ini justru dinilai lebih bisa menyajikan pengalaman yang lebih menarik ketimbang berwisata dengan cara biasa. Berwisata dengan cara lama cenderung hanya menjual objek wisata tertentu sebagai daya tarik. Wisatawan hanya bisa menikmati objek wisata yang menjadi tujuan wisata yang dipilihnya. Tidak ada pengalaman yang didapat selama perjalanan. Padahal justru masa perjalanan itulah yang paling menarik dalam sebuah kunjungan wisata, dan hal itu bisa didapat dengan melakukan wisata ala backpacker.

Dengan menyelenggarakan paket wisata ala backpacker, agen wisata bisa lebih bebas dalam mengatur jadwal wisata yang disuguhkan, karena pelanggan tentunya mengharapkan sebuah pengalaman perjalanan wisata yang lain dari biasanya.

Pengalaman Unik

Wisata adalah sebuah bisnis. Anda harus mempunyai sebuah penawaran yang bisa menjadi objek penjualan Anda. Pada paket wisata backpacker, pengalaman selama perjalanan justru menjadi daya tarik dibandingkan dengan objek wisata yang dituju.

Umumnya sebuah agen perjalanan wisata mengatur perjalanan wisatanya seperti ini : Tempat berkumpul - berangkat - tiba di lokasi wisata - pulang. Variasi layanan yang diterima oleh wisatawan hanya ketika berada di lokasi objek wisata, seperti pilihan hotel serta hiburan lainnya di lokasi wisata.

Pada paket wisata ala backpacker, hiburan langsung dirasakan begitu perjalanan dimulai. Kenapa? Karena backpacker adalah perjalanan yang unik, karena pengalaman selama perjalanan juga termasuk paket wisata yang ditawarkan. Mulai dari pengalaman berdesak-desakan diterminal bus atau stasiun kereta, berjalan kaki menuju halte, menaiki becak, dll. Backpacker adalah bepergian dengan cara "seadanya". Sebuah pengalaman yang unik tentunya jika bisa berwisata dengan cara yang tidak lazim.

Sekilas paket wisata ini terkesan sama sekali tidak terprogram seperti paket wisata pada umumnya, karena semua transaksi seperti pembayaran tiket transportasi, pembayaran untuk makanan, dll, hampir semuanya dilakukan secara langsung tanpa booking. Ini karena tidak semua pelayanan dalam berwisata ala backpacker tidak bisa di-booking sebelumnya. Pembayaran ojek, naik delman, angkot, bahkan becak, semua itu tentunya tidak bisa Anda booking bukan? Tapi ini yang justru menjadi sesuatu hal yang akan memberikan pengalaman yang pastinya akan sulit dilupakan.

Margin Dinamis

Tidak seperti paket wisata lainnya, menyajikan paket wisata backpacker ini penuh dengan hal-hal tidak terduga, termasuk kaitannya dengan margin yang akan Anda dapatkan.

Hal ini terkait dengan beberapa hal mengenai pembayaran yang tidak bisa dilakukan dengan sistem booking. Karenanya, Anda yang tertarik untuk memasuki bisnis ini harus terlebih dahulu melakukan beberapa survey mengenai besaran biaya yang harus dihabiskan, terutama biaya transportasi dan konsumsi.

Persiapan

Ada beberapa hal yang paling penting dalam bisnis wisata, yakni transportasi, penginapan, konsumsi, tempat wisata. Karena bisnis wisata ini termasuk paket wisata yang dinamis, terutama masalah biaya, Anda harus melakukan persiapan yang cukup matang sebelumnya. Anda bisa terlebih dahulu melakukan beberapa survey lapangan. Jika paket tujuan wisata yang tawarkan adalah Yogyakarta misalnya, Anda harus melakukan beberapa survey seperti moda transportasi, apakah bus, kereta api, becak, angkutan kota atau motor. Banyak pilihan yang bisa Anda gunakan.

Kemudian Anda juga harus melakukan survey mengenai tempat penginapan yang murah. Jika Anda mempunyai keluarga, kerabat atau sahabat yang bersedia sebagai tempat singgah itu akan lebih baik, karena umumya wisatawan backpacker ini lebih menyukai lingkungan rumah tempat tinggal ketimbang hunian umum seperti hotel dll.

Untuk konsumsi, Anda bisa menghubungi beberapa rumah makan untuk informasi mengenai harga serta menu paket makanan tertentu. Atau bisa juga dengan survey harga warung makanan di lokasi wisata. Selanjutnya adalah persiapan lokasi tujuan wisata. Penetapan lokasi wisata sangatlah penting, karena berkaitan dengan durasi wisata yang juga berpengaruh pada biaya yang harus dikeluarkan. Jangan terlalu banyak menambahkan beberapa titik lokasi wisata pada paket wisata Anda, karena terlalu banyak justru akan membosankan. Idealnya 3 spot wisata sudah cukup. Usahakan jarak satu lokasi wisata dengan lokasi lainnya tidak terlalu jauh.

Pemasaran

Paket wisata backpacker ini memang belum banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia. Kebanyakan wisatawan backpacker ini melakukan perjalanan mereka sendiri, bukan melalui agen perjalanan wisata. Namun bukan berarti wisata backpacker ini tidak mempunyai peluang, karena meski masyarakat Indonesia belum begitu akrab, justru pasar potensial dari bisnis wisata seperti ini datang dari wisatawan mancanegara.

Wisatawan mancanegara ini kebanyakan memang menyukai paket wisata yang minimalis. Mungkin segala rutinitas yang padat di tempat asalnya membuat mereka memilih untuk mencari suasana yang alami. Sbuah perjalanan menggunakan motor, sepeda ataupun becak di sebuah tempat yang baru tentunya akan memberikan sebuah pengalaman baru sekaligus mampu melepas kepenatan mereka.

Lalu bagaimana Anda bisa memasarkan bisnis ini? Wisata ala backpacker ini cenderung bersifat komunitas. Ini hal yang wajar, karena memang berwisata seperti ini lebih banyak mengandalkan informasi mengenai tujuan wisata dari wisatawan lainnya. Anda bisa join di salah satu komunitas backpacker. Disana Anda bisa mengetahui daerah-daerah wisata yang sedang digemari sekaligus Anda bisa juga menambah relasi bisnis.

Dengan melakukan pendekatan pada komunitas, Anda juga bisa mempermudah dalam hal penyediaan tour guide serta melakukan estimasi biaya, karena pada forum komunitas ini ada begitu banyak pelaku wisata yang berasal dari daerah setempat. Anda tinggal bertanya, survey sendiri untuk memastikan, lalu merancang paket wisata Anda, dan memasarkannya.

Media pemasaran dari mulut ke mulut memang lebih efektif, karena ini bisa menaikkan brand bisnis Anda di mata calon pengguna jasa wisata Anda. Namun bagi Anda yang masih baru, Anda bisa menggunakan media sosial untuk menarik peminat wisata. Ingat, selain media sosial Anda juga harus pastikan bahwa bisnis Anda juga mempunyai website atau setidaknya blog. Hal ini dirasa perlu, karena calon pelanggan biasanya ingin mencari tahu lebih dalam dengan mengunjungi website atau blog agen wisata yang ingin mereka sewa sebelum bertanya-tanya langsung dengan Anda.

Peluang Bisnis Wisata Lokal

Sebagai bisnis wisata yang mengandalkan kesederhanaan dan pengalaman, tentunya wisata ala backpacker ini akan lebih berarti jika wisata ini dipandu oleh orang yang sangat mengenal daerah wisata bersangkutan.

Ini adalah peluang bagi Anda yang tinggal di daeerah wisata atau Anda yang merasa bahwa kota tempat Anda tinggal mempunyai potensi wisata yang layak untuk dikunjungi, maka dengan menyuguhkan paket wisata backpacker ini tentunya akan memberikan pemasukan bagi Anda.

Syarat utama bisnis ini adalah mengenal dengan sangat baik mengenai daerah yang Anda tawarkan sebagai paket wisata, seperti sejarah, fungsi, pengaruhnya terhadap masyarakat, juga hal menarik lainnya. Jika Anda bisa menyajikan penawaran Anda dengan baik, tentunya permintaan lainnya akan dengan sendirinya berdatagan.

Sebuah paket wisata backpacker sekarang ini umumnya ditawarkan sebesar Rp.250.000 - Rp.500.000/orang untuk sebuah paket wisata selama 2 hari 3 malam. Bisa Anda hitung sendiri jika dalam sekali sesi wisata ada 5-8 orang. Sebuah peluang bukan?

Monday, June 2, 2014

Situs Mobile - Aplikasi Wajib Online Marketing

mobile version
PELAKU UKM. Anda pasti pernah mengakses sebuah situs dengan alamat url yang berawalan "m", seperti misalnya m.facebook.com misalnya. Itu adalah alamat situs internet berbasis mobile. Facebook merupakan salah satu situs yang pertama kali menggunakan aplikasi url khusus untuk diakses oleh perangkat mobile seperti tablet serta berbagai jenis smartphone lainnya.

Internet sekarang ini memang sudah menjadi sebuah dunia bisnis yang baru. Sebuah era yang merubah paradigma bisnis di mana dulu yang besar mengalahkan yang kecil, kini sudah berubah menjadi yang cepat mengalahkan yang lambat. Tidak peduli seberapa skala sebuah bisnis, jika bisnis itu dijalankan dengan mekanisme bisnis yang cepat, maka bukan sesuatu yang mengherankan jika akhirnya bisnis tersebut akan mengalahkan pesaing besar.


Kemudahan Akses

Hampir 30% masyarakat Indonesia sekarang ini sudah mengerti mengenai internet. Itu artinya sekitar 70 juta orang yang sekarang ini "melek internet", dan berpotensi sebagai target bisnis. Sebuah jumlah yang sangat menggiurkan jika mengingat bawa pemerintah mentargetkan bahwa pada tahun 2015 nanti minimal 50% masyarakat Indonesia sudah bisa mengakses internet secara nasional.

Peningkatan jumlah pengguna internet tersebut juga tidak terlepas dari kemajuan teknologi yang ada. Jika dulu akses internet hanya bisa diakses menggunakan komputer, sekarang ini internet sudah bisa diakses juga menggunakan perangkat handphone. Bahkan kini fungsi handphone pun semakin bergeser menjadi media pengakses internet secara mobile. Berbagai vendor semakin gencar mengeluarkan berbagai gadget canggih ke pasaran dengan harga yang relatif terjangkau.

Sekarang di kota-kota besar hampir semua orang bisa mengakses intenet. hasil penelitian menunjukkan bahwa 30% dari total pengguna internet di Indonesia adalah para remaja. Berbagai kemudahan dalam mendapatkan akses internet sekarang ini membuat para pelaku usaha tidak boleh memandang enteng akan potensi internet bagi kelangsungan bisnisnya.

Fitur Mobile

Tahukan Anda bahwa Indonesia merupakan 5 besar negara dengan pengguna smartphone terbanyak di dunia? Dengan jumlah pengguna smartphone sebanyak 47 juta orang (inet.detik.com), itu artinya lebih dari setengah dari jumlah pengakses internet ternyata mengakses internet menggunakan perangkat smartphone.

Berbeda dengan PC atau laptop, layar smartphone ini tentunya jauh lebih kecil. Ini membuat tampilan situs-situs yang dikunjungi menjadi sedikit berbeda, karena hanya beberapa bagian saja yang bisa ditampilkan, dan bagian lainnya bisa dilihat dengan menggunakan scroll bar. Sebuah konsekuensi yang harus dialami karena keterbatasan ukuran layar display tentunya. Sampai kemudian muncul sebuah ide untuk membuat website menjadi lebih nyaman dilihat bagi pengguna mobile devise ini.

Aplikasi ini mulai banyak dinikmati semenjak Facebook pertama kali mengaplikasikannya bagi user mereka yang mengakses menggunakan smartphone. Dan cara ini terbukti mampu membuat Facebook kemudian menjadi salah satu url paling sering dikunjungi serta menjadi media sosial terbesar saat ini dengan user lebih dari 1,2 miliar di seluruh dunia. Apa rahasianya?

Rahasianya adalah kemudahan akses dan kenyamanan tampilan serta navigasi yang lebih sederhana dengan fitur mobile. Faktor itu yang membuat orang-orang kemudian bisa berlama-lama mengunjungi suatu website.

Kelebihan

Setiap kemajuan teknologi pasti menyuguhkan berbagai kelebihan, termasuk pada penggunaan fitur mobile. Beberapa kemudahan tersebut diantaranya :

  • Tampilan lebih jelas
Karena diprogram khusus untuk perangkat mobile, maka tampilan juga akan nampak lebih jelas, karena hanya menampilkan bagian website yang paling penting saja. Berbeda dengan tampilan website secara keseluruhan yang menampilkan semua bagian situs. Tampilan penuh ini jelas akan membutuhkan space lebih besar, dan pada smartphone hal itu hanya bisa dilakukan dengan tampilan kecil, sehingga untuk merujuk pada satu bagian website harus melakukan zoom in terlebih dahulu. Jauh dari praktis.

Dengan penggunaan aplikasi tampilan mobile, semua itu tidak menjadi masalah.
  • Minim iklan
Keberadaan iklan adalah hal baik bagi pemilik website, karena bisa memberi pemasukan. Namun keberadaan iklan ini bagi sebagian pengunjung website sangatlah mengganggu. Kabar baiknya, pada tampilan mobile sebuah website iklan-iklan ini biasanya tidak ditampilkan. Mungkin karena keterbatasan ruang tampilan yang tersedia, maka tidak ada ruang tersisa untuk disisipkan iklan, meski tidak semua mobile website melakukan penghapusan iklan ini, setidaknya tampilan website menjadi lebih bersih dari iklan.
  • Akses lebih cepat
Sudah menjadi rahasia umum bahwa koneksi internet di Indonesia ini bukan yang tercepat di dunia. Berbagai keluhan akan lambatnya koneksi internet di negara ini sudah menjadi konsumsi sehari-hari pengguna internet. Kondisi "lemot" ini akan lebih terasa ketika membuka halaman dengan konten yang cukup berat karena terdapat fitur-fitur aplikasi penunjang halaman website tersebut.

Pada fitur mobile, semua konten tersebut dipangkas habis. Karena konten minimalis ini, ukuran file juga menjadi kecil, sehingga lebih ringan untuk diakses. Jika pada full display pada komputer bisa hingga 500kb/halaman, maka pada fitur mobile hanya berkisat 10-30kb/halaman.. Cukup ringan untuk mempercepat akses website bukan?
  • Kebebasan mengakses halaman
Orang-orang mengakses internet untuk berbagai kepentingan. Berbagai kepentingan tersebut pada akhirnya menuntut orang-orang untuk bisa terus memperoleh akses internet, dan hal itu hanya bisa didapat dengan memanfaatkan smartphone.

Tidak bisa dipungkiri kehadiran smartphone di tengah-tengah masyarakat semakin meningkatkan traffic pengguna internet di seluruh negara. Fakta ini yang kemudian harus direspon oleh para pemilik website dengan menghadirkan fitur terbaik pada konten websitenya, termasuk versi mobile atas websitenya.

Salah satu kunci sukses bisnis adalah dengan membuat bisnis Anda mudah untuk diakses oleh calon pelanggan. Semakin mudah dan semakin nyaman orang-orang bisa mengakses bisnis Anda, maka Anda akan berpeluang lebih untuk menguasai pasar internet atas produk/jasa yang Anda. Mungkin untuk mencapai hal tersebut Anda perlu mempertimbangkan untuk membuat versi mobile atas website Anda.

Friday, May 30, 2014

Bisnis Distro - Peluang Usaha Berbasis Komunitas

Bisnis Distro
PELAKU UKM. Sekarang ini siapa yang tidak mengenal distro? Sebuah tempat yang menjual berbagai perlengkapan fashion yang sudah sangat dekat dengan berbagai lapisan masyarakat. Keberadaannya sekarang ini sudah menyebar hampir di semua pelosok negeri, dari kota-kota besar meluas hingga ke daerah-daerah.

Ada beberapa fakta penting yang menjadi daya tarik bisnis ini adalah bahwa bisnis ini merupakan salah satu sektor bisnis yang bertahan menghadapi masa krisis ekonomi dunia, juga cenderung memiliki fluktuasi ekonomi yang relatif stabil dibanding dengan sektor bisnis lainnya yang lebih bersifat musiman sehingga lebih rentan terhadap perubahan kondisi ekonomi.

Masyarakat mulai mengenal keberadaan distro ketika memasuki tahun 2000-an, ketika booming tren musik lewat MTV kala itu, di mana host acara serta bintang tamu yang ditampilkan banyak yang menggunakan busana kreasi lokal. Inilah titik awal distro kemudian menjadi semacam ikon fashion, bahkan hingga saat ini.

Sejarah Distro

Sejauh penelusuran akan asal mula distro, Bandung tidak bisa dipungkiri merupakan sebuah pendobrak sebuah ide mengenai bisnis yang sekarang ini menjadi sebuah tren di seluruh negeri.

Distro ini pada awalnya lahir dari kejenuhan dari beberapa komunitas anak muda yang umumnya berasal dari komunitas musik serta pecinta motor tua pada awal 90-an yang kesulitan untuk mendapatkan berbagai merchandise yang berkaitan dengan minat mereka, yakni musik juga motor. Ini dikarenakan memang saat itu tren fashion musik serta aksesoris motor memang bukan sebuah sektor yang menarik dari segi ekonomi untuk sekedar dilirik menjadi sebuah bisnis secara serius. Kondisi ini kemudian mendorong segelintir orang dari komunitas ini memutuskan untuk memproduksi sendiri merchandise mereka sendiri dengan modal seadanya, bahan seadanya, namun dengan konsep yang mereka inginkan.

Merchandise "seadanya" ini ternyata diterima baik oleh komunitas, dan permintaan akan merchandise ini mulai berdatangan. Seiring berjalannya waktu, tempat-tempat nongkrong komunitas-komunitas ini kemudian berubah menjadi semacam base camp komunitas, di mana segala aktifitas komunitas digelar di tempat tersebut, termasuk jual-beli merchandise. Inilah awal mula terbentuknya distro. Sebuah tempat yang menjadi lokasi berkumpul komunitas berinteraksi antar sesama komunitasnya. Orang-orang yang merasa mempunyai minat serta ketertarikan yang sama bisa dengan bebas berinteraksi di tempat ini. Merchandise yang dipajang juga biasanya merupakan barang titipan yang dijual secara konsinyasi.

Posisi distro hanya sebagai penjual, dan komunitas merupakan produsen sekaligus konsumen. Konsep ini yang kemudian dikenal sebagai distro, yang berasal dari kata Distribution Store, karena hanya mendistribusikan merchandise komunitas saja. Ada juga yang mengatakan distro berasal dari kata Indie Store, karena hanya menjual barang-barang yang diproduksi secara indie.

Salah Persepsi

Sejauh masyarakat mengenal istilah distro, ternyata sejauh itu pula masyarakat telah salah mengartikan distro dengan menyamakannya dengan clothing. Masyarakat cenderung mengartikan distro dan clothing merupakan bisnis yang sama, padahal secara konsep sudah sangat jauh berbeda.

Clothing, mirip dengan distro, namun ada perbedaan fundamental pada clothing. Jika distro umumnya memiliki konsep sebagai tempat nongkrong komunitas, dan jual beli hanya merupakan bentuk "iseng" dari kegiatan nongkrong tersebut. Berbeda dengan distro, clothing memang murni jual-beli, dimana produk yang dijual merupakan hasil produksi sendiri dengan skala produksi masal.

Melihat perbedaan itu tentunya terlihat bagaimana clothing yang murni fashion, dengan distro yang lebih ke merchandise komunitas yang umumnya limited production karena keterbatasan modal.

Anti Krisis

Konsep distro kian berkembang dari waktu ke waktu. Dari yang awalnya hanya dari komunitas musik dan otomotif meluas ke berbagai komunitas lainnya seperti skateboard, surfing, pecinta alam, hingga komunitas agama, dll.

Sebagai bisnis yang berbasis komunitas, distro mempunyai keunikan tersendiri yang membuatnya mampu bertahan di kondisi ekonomi yang sulit, diantaranya :
  • Pasar yang jelas
Sebuah komunitas, terlebih sebuah komunitas yang besar sudah barang tentu merupakan sebuah pangsa pasar yang menjanjikan. Komunitas adalah sekumpulan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama terhadap sesuatu. Jika Anda bisa menyediakan kebutuhan yang bisa menunjang dan memenuhi kebutuhan mereka atas ketertarikan mereka, tentu Anda sudah memiliki pelanggan tetap secara otomatis.
  • Bebas persaingan harga
Salah satu hal yang menarik mengenai distro adalah tidak adanya persaingan harga antara disto yang satu dengan distro lainnya, meski produk yang dijual sama. Mengapa? Karena penentu harga jual bukan berasal dari pengelola distro, namun dari pemilik barang.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa distro umumnya hanya sebagai penjual, dan barang berasal dari komunitas untuk dijual kepada komunitas. Jadi harga jual akan ditentukan oleh si produsen barang dengan share konsinyasi yang telah disepakati sebelumnya. Ini menciptakan sebuah keseragaman harga di pasaran, di mana jika pembeli tidak bisa menawar, karena harga sudah fix. Seandainya harga dirasa terlalu mahal lalu berpindah ke distro lainnya, pembeli akan menemukan barang yang sama, dengan harga yang sama pula.

Dua faktor ini membuat bisnis distro terbilang cukup kuat dalam menghadapi krisis. Biasanya yang menjadi permasalahan dalam berdagang adalah adanya perang harga antar pelaku usaha yang sama. Hal ini tentu saja akan membunuh usaha mereka yang bermodal kecil. Pada bisnis distro hal ini sama sekali tidak berlaku. Justru pada saat krisis, para pelaku distro ini semakin solid membangun komunitas supaya semakin solid dan pada akhirnya akan menjaga eksistensi bisnis distro itu sendiri.

Dana Awal Tidak Terlalu Besar

Untuk memulai bisnis distro ini ternyata tidak membutuhkan dana awal yang terlalu besar. Tidak seperti bisnis fashion lainnya yang membutuhkan dana besar terutama untuk persiapan lokasi dan pengadaan barang, hal ini tidak berlaku untuk konsep distro.

  • Persiapan lokasi
Distro ini sebenarnya bukan sebuah bisnis jual-beli yang membutuhkan setting tempat serta lokasi yang eksklusif. Anda tinggal menyesuaikan dengan komunitas seperti apa yang akan Anda bidik. Misalnya, jika Anda membidik komunitas olahraga seperti sepakbola misalnya, Anda cukup menydiakan tempat sederhana sebagai toko tempat Anda memajang barang dagangan Anda, fasilitas penunjang seperti misalnya tabel jadwal pertandingan sepakbola, atau sebuah televisi untuk menyaksikan pertandingan sepakbola, lalu halaman yang cukup untuk parkir. Setiap komunitas mempunyai standar kebutuhan serta kenyamanan yang berbeda-beda.

Anda bisa menggunakan ruang garasi Anda, pelataran rumah. Tidak sedikit distro yang memanfaatkan garasi menjadi tempat usaha sekaligus tempat berkumpul. Tidak perlu mewah dengan berbagai fasilitas.

  • Persiapan barang
Jika Anda mampu merangkul komunitas, kami rasa Anda tidak akan menemukan kesulitan dalam pengadaan barang, karena dengan sendirinya produsen akan mendatangai Anda. Menariknya, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pengadaan barang, karena umumnya barang yang dijual didapat dengan sistem konsinyasi.

Namun jika Anda mempunyai dana lebih, Anda juga bisa memproduksi sebagian produk Anda sendiri.
  • Pemasaran
Seperti bisnis lainnya, sebagai penunjang pemasaran, Anda bisa menggunakan fasilitas internet, atau beriklan di media lainnya. Tentu saja itu kembali kepada perhitungan budget yang Anda miliki. Bagaimanapun juga, ada satu cara yang nampaknya lebih efektif dan efisien, yakni--kembali lagi--komunitas.

Promosi dari mulut ke mulut memang terbukti merupakan media promosi yang sangat efektif, karena itu terjadi berdasarkan pengalaman pribadi. Sebagai bentuk kepuasan seseorang terhadap sesuatu, tentunya orang tersebut akan dengan senang hati merekomendasikan sebuah produk kepada orang lain. Untuk itu, komunitas kembali menjadi sebuah aset berharga dalam bisnis distro.

Merangkul komunitas merupakan satu-satunya cara untuk bisa survive dalam bisnis distro ini. Semakin Anda bisa menjalin komunikasi dan menjaga kedekatan dengan komunitas, maka bisnis Anda akan baik-baik saja. Beri support berbagai kegiatan komunitas Anda, karena dengan begitu keberadaan Anda akan dikenal secara luas. Pembeli Anda adalah orang yang berada dalam komunitas Anda sendiri, jadi jangan memperlakukan mereka seprti layaknya pembeli. Posisikan diri Anda sejajar dengan mereka, ini akan membuat mereka nyaman.

Ini kembali pada konsep awal distro, yakni sebagai tempat berkumpulnya komunitas. Jual-beli hanya menjadi "side effect" dari kegiatan kumpul-kumpul tersebut. Karenanya kembali diingatkan bahwa Anda harus bisa memposisikan diri sebagai fasilitator komunitas, baik dalam penyampaian informasi, base camp, dll, karena pada penjualan Anda akan meningkat seiring dengan berkembangnya komunitas yang nyaman berada di distro Anda.

Monday, May 26, 2014

Situs Survey Online - Sebuah Peluang Bisnis??

situs survey online
PELAKU UKM - Jadi peserta survey bisa dapat uang? Bisa saja. Anda yang rajin online di internet mungkin sudah sering melihat ada iklan yang menawarkan pendapatan tambahan hanya dengan mengisi form survey yang diberikan. Tentu saja Anda harus mendaftar dahulu dan mengisi data diri untuk bisa mendapatkan aplikasi survey dari situs-situs tersebut.

Yang menjadi pertanyaan adalah, jika memang Anda dibayar, lalu apakah ini kemudian bisa menjadi sebuah peluang bisnis? Sebagian pembaca mungkin mulai manggut-manggut.. Bagaimana, bisa tidak?

Sebuah lembaga survey memang sekarang ini lebih memanfaatkan media online untuk menjaring peserta survey dengan mengiming-iming sejumlah komisi bagi siapa saja yang bersedia ikut serta sebagai "objek survey" mereka. Mulai dari situs yang melakukan survey hal spesifik seperti masalah kesehatan, pendidikan, hingga hal-hal yang bersifat umum, semisal hobi, tempat wisata, serta keseharian lainnya.


Apapun itu, intinya sama. Mereka membutuhkan data, dan peserta survey umumnya menginginkan sejumlah komisi atas informasi yang diberikan. Kami yakin, hampir semua pengguna internet ini bisa memberikan informasi atas survey yang diajukan, karenanya terkadang hasil survey yang didapat ini sering kali tidak akurat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, sekarang ini banyak situs survey kemudian memberlakukan aturan yang sedikit lebih ketat dalam menerima peserta survey, atau dengan melakukan filter terhadap peserta survey seperti pengelompokan berdasarkan gender, tingkat pendidikan, tempat tinggal, minat/hobi, besar penghasilan, dll.

Asal mula

Peta pasar bagi sebuah perusahaan sangatlah penting, karena dengan mengetahui peta pasar sebuah perusahaan bisa mengetahui area mana yang cocok untuk melakukan penetrasi atas produk dan jasa yang mereka tawarkan. Namun bagaimana perusahaan-perusahaan ini bisa memiliki data-data yang dibutuhkan?

Cara yang digunakan biasanya dengan melakukan tes pasar langsung, dengan harapan bisa memperoleh data mengenai respon pasar terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Kemudian ada juga yang menempuh metode survey. Metode survey ini dipilih karena dianggap lebih murah karena tidak memakan biaya besar seperti tes pasar yang jika ternyata hasilnya negatif tentu saja sama artinya dengan membuang produk secara sia-sia.

Metode survey ini ternyata menemui kendala lain, yakni keterbatasan waktu yang dibutuhkan. Melakukan survey ternyata membutuhkan waktu yang lama dalam pengumpulan data. Dalam hal tenaga survey juga termasuk tidak efektif. Ini yang kemudian melahirkan sebuah lembaga survey. Layanan utama lembaga ini adalah menyediakan data akurat mengenai berbagai hal yang dibutuhkan oleh pengguna jasa mereka. Seiring berkembangnya waktu, metode survey yang digunakan juga semakin maju. Saat ini dengan semakin maraknya penggunaan internet oleh masyarakat, lembaga survey kini juga menggunakan layanan internet sebagai alat survey.

Sebuah situs survey tentunya mempunyai beberapa perusahaan atau badan usaha atau lembaga yang menggunakan jasa mereka atas data-data yang mereka miliki dari kegiatan survey mereka. Dari sinilah komisi-komisi itu berasal. Jika data yang mereka berikan tidak akurat tentunya akan berpengaruh terhadap kredibilitas situs mereka di mata pelanggannya. Namun untuk menghasilkan data yang akurat tentunya mereka juga membutuhkan peserta survey. Kenyataan ini kemudian menimbulkan adanya saling membutuhkan antara perusahaan pengguna jasa survey, pengelola survey serta peserta survey.

Apa yang disurvey?

Layaknya sebuah perusahaan yang memiliki barang dagangan, lembaga survey ini juga mempunyai beberapa layanan survey. Produk utama mereka adalah sebuah data real mengenai berbgai hal. Bisa mengenai daya beli masyarakat, minat dan hobi, profesi, jumlah keluarga, dll. Semua ini merupakan aset penjualan mereka. Jadi pada intinya lembaga survey ini akan menanyakan apapun yang kita-kira bisa mereka jual sebagai data berharga kepada klien mereka nantinya.

Untuk mendapatkan berbagai data tersebut lembaga survey kemudian melakukan pengelompokan terhadap para peserta survey. Pengelompokan ini biasanya dilakukan berdasarkan data peserta survey yang diterima ketika seseorang mendaftarkan diri sebagai peserta survey. Karenanya jangan aneh jika Anda akan diarahkan untuk mengisi beberapa form isian yang isinya menanyakan mengenai berapa pendapatan Anda dalam sebulan kemudian bera[a besar pengeluarannya dalam sebulan, berapa jumlah keluarga Anda, apakah pasangan Anda juga bekerja, apa hobi Anda, dll. Kesemua itu nantinya akan dijadikan sebagai bahan acuan dalam memberikan form survey untuk Anda. Semua pertanyaan survey nantinya akan berbeda-beda tergantung dari pengelompokan peserta survey tadi.

Pembatasan

Siapa yang tidak ingin mendapatkan uang? Terlebih jika bisa diperoleh dengan mudah seperti menjawab pertanyaan survey. Pasti setiap orang akan bersedia. Menanggapi ini, lembaga survey kemudian membuat kebijakan berupa pembatasan jumlah survey bagi peserta survey, dimana setiap peserta survey hanya memperoleh beberapa pertanyaan survey dalam 1 bulan. Jumlah maksimal pertanyaan yang diajukan tergantung dari kebijakan yang diberlakukan oleh lembaga survey bersangkutan. Biasanya maksimal hanya 6 survey/bulan.

Dengan adanya pmbatasan tersebut maka akan terkontrol berapa jumlah maksimal komisi yang mereka keluarkan dalam satu bulan bagi para peserta survey mereka.

Peluang bisnis?

Pemberian komisi memang selalu identik dengan sebuah peluang untuk dijadikan sebuah bisnis. Dalam kaitannya dengan situs survey, hal ini bisa dibilang sebuah peluang, bisa juga tidak. Dikatakan sebuah peluang bisnis karena memang berpotensi menghasilkan uang bagi Anda jika memang Anda terdaftar sebagai salah satu peserta survey yang terdaftar. Anda cukup memberikan jawaban dari survey yang diberkan, dan Anda akan menerima komisi. Dikatakan tidak, karena selalu ada pembatasan jumlah survey yang bisa Anda terima. Katakanlah setiap 1 survey yang Anda jawab Anda mendapatkan Rp.50.000. Jika maksimal hanya diperblehkan menjadwab sebanyak 5 survey, artinya komisi maksimal yang bisa Anda peroleh adalah Rp.250.000.

Tapi selalu saja ada cara bagi orang-orang kreatif. Jika misalnya Anda bisa memperoleh maksimal katakanlah Rp.250.000 dari satu situs, maka Anda bisa mengikuti 10 situs lembaga survey misalnya. Estimasi komisi yang bisa Anda peroleh adalag Rp.2.500.000/bulan. Cukup menarik untuk sebuah kegiatan yang hanya menjawab pertanyaan-pertanyaan bukan?

Kendala

Komisi mudah memang selalu menjadi daya tarik bagi banyak orang. Namun justru dari banyaknya orang yang tertarik dengan wacana memperoleh uang dengan cara mudah ini juga melahirkan modus penipuan baru berkedok lembaga survey. Ada juga yang bermasalah pada pembayaran komisi. Mengenai hal ini Anda bisa melakukan survey terlebih dahulu di google mengenai track record situs lembaga survey yang akan Anda ikuti.

Untuk lembaga survey luar negeri, masalah pembayaran komisi umumnya terkendala dengan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap penggunaan situs pembayaran online seperti Paypal. Masih jarang lembaga survey luar negeri yang menyediakan fasilitas pembayaran komisi melalui transfer bank. Hal ini disebabkan karena belum banyak bank yang menyediakan fasilitas internet banking, juga maraknya terjadi tindak kriminal berupa hacking, dsb.

Lembaga survey dari luar negeri memang bisa dibilang mempunyai track record baik mengenai pembayaran komisi. Namun nampaknya Anda harus akrab juga dengan Paypal dalam hal ini.

Selamat mencoba ya.

Friday, May 23, 2014

Laundry - Bisnis "Kotor" Dengan Untung Bersih Yang Bikin Melotot

Bisnis Laundry
Idenya adalah : "Anda malas mencuci? Biar kami yang mencucikannya untuk Anda." Bisnis laundry ini ternyata semakin banyak menghimpun untung seiring dengan semakin padatnya jadwal keseharian orang-orang beberapa tahun belakangan ini. Dari kota-kota besar hingga kini mulai merambah ke daerah-daerah dengan berbagai konsep pemasaran yang semakin berkembang, keberadaan usaha laundry ini semakin dirasa sebagai sebuah kebutuhan.

Pada awalnya bisnis laundry ini memang dirancang untuk menangani masalah pencucian pakaian-pakaian yang memang tidak bisa ditangani dengan cara biasa. Pakaian-pakaian dengan bahan yang rentan rusak, atau kerapihan dalam proses pelicinan pakaian menjadikan laundry sebagai pilihan bagi orang-orang tertentu untuk menangani masalah cuci-mencuci. Ini membuat image usaha laundry sebagai usaha yang memerlukan keahlian khusus, modal besar serta link yang luas dengan orang-orang kalangan atas. Padahal kenyataannya tidak selalu begitu.


Laundry memang demikian pada awalnya. Namun seiring perkembangan jaman, bisnis laundry sekarang sudah bisa dinikmati hampir oleh semua orang. Dikatakan hampir karena pada kenyataannya laundry masih belum terjangkau oleh sebagian masyarakat, terutama di daerah-daerah, bukan karena harga, tapi karena memang belum ada yang membuka usaha laundry di sana.

Konsep dan Layanan

Sebagai bisnis yang menjual jasa sebagai dagangan, keberadaan laundry hendaknya ada sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat, dalam hal ini jasa pencucian pakaian. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, tidak semua orang punya waktu untuk mengurusi masalah cucian pakaian, ditambah dengan rutinitas yang semakin hari semakin padat, ini mrupakan sebuah celah bisnis yang melahirkan peluang bbisnis laundry.

Kebanyakan masyarakat sekarang ini merupakan masyarakat yang bekerja, di mana suami istri biasanya juga bekerja. Ini menyebabkan keduanya lebih sering berada di lingkungan kantor dan bisa dibilang sangat jarang mempunyai waktu untuk mengurusi masalah mencuci pakaian, apalagi jika melihat cucian yang sudah terlanjur menumpuk.

Mencuci pakaian mungkin terkesan mudah, namun pada kenyataannya menunjukkan hal yang sebaliknya. Selain waktu dan tenaga, ternyata mencuci juga memakan biaya yang banyak, karena harus ada alokasi biaya untuk detergen, listrik, pewangi, juga air.

Layanan laundry sekarang ini mampu menjawab semua itu. Kemudahan serta biaya yang tidak terlalu besar, bahkan tidak jarang malah lebih murah jika dibandingkan dengan mencuci sendiri.

Laundry ini memang sebuah bisnis yang menjual layanan jasa. Karenanya menentukan konsep layanan sangatlah penting. Dalam menentukan konsep ada baiknya Anda terlebih dahulu menentukan target pasar Anda. Untuk kalangan atas, tentu saja konsep pelayanan yang Anda tawarkan haruslah lebih khusus, misalnya dalam hal paket layanan, apakah itu layanan antar jemput pakaian, kecepatan pengerjaan, juga keahlian khusus menyangkut penanganan jenis-jenis pakaian tertentu. Untuk kalangan atas, meski kuantitas pakaian yang kerjakan tidak terlalu banyak, namun karena pelayanan yang Anda berikan mamiliki banyak kelebihan, maka Anda bisa menerapkan tarif yang sedikit lebih mahal

Berbeda jika Anda membidik masyarakat menengah. Selain biaya murah, Anda juga tidak perlu memberikan layanan yang tidak terlalu spesial. Umumnya hanya berupa layanan pencucian hingga pelipatan pakaian. Mungkin Anda bisa memberikan layanan antar jemput dari agen-agen Anda.

Peluang Laundry Kiloan

Ada sebuah tren baru dalam bisnis laundry belakangan ini. Jika sebelumnya jasa laundry menerapkan tarif layanan berdasarkan kategori jenis cucian, seperti wol, karpet, sutra, dll. Perbedaan jenis bahan pakaian mempunyai tarif berbeda. Namun sekarang ini dengan pertimbangan cara perhitungan tarif yang lebih praktis, maka penerapan tarif dihitung berdasarkan jumlah kiloan. Tentu saja untuk jenis layanan ini tidak bisa digunakan untuk jasa layanan laundry dengan klasifikasi tertentu.

Jasa laundry kiloan ini umumnya banyak dimanfaatkan oleh kalangan mahasiswa serta pekerja kantor, karenanya layanan laundry seperti ini banyak ditemukan di lingkungan kos maupun area hunian kontrakan. Meski menerapkan tarif yang murah, namun jika dilihat dari segi prospek bisnis ternyata laundry kiloan ini cukup menguntungkan. Cukup dengan 2-3 mesin cuci, 2-3 setrika Anda sudah bisa memulai bisnis ini.

Estimasi dari setiap rumah menghasilkan sekitar 50 kg pakaian kotor, jika tarif laundry kiloan rata-rata Rp.8.000/kg, maka Anda memperoleh omset Rp.400.000 dari satu rumah. Bisa di kalkulasi jika seandainya Anda mempunyai pelanggan minimal 10 rumah, bukankah omset Rp.4.000.000 sudah bisa Anda dapat? Menggiurkan bukan?

Kendala dan Solusinya

Tidak ada bisnis yang tidak mempunyai kendala di berbagai segi. Begitu juga dengan bisnis laundry ini, diantaranya :
  • Pemasaran
Sekarang ini laundry sudah cukup banyak ditemukan di banyak tempat. Dari segi pemasaran Anda bisa melakukan sistem agen. Jika sekarang ini umumnya agen-agen laundry diperoleh dengan merangkul toko-toko di area pemukiman atau di kawanan kos, Anda bisa mencoba dengan merekrut agen individu dengan sistem member, dimana setiap member Anda akan mendapat potongan harga. Tentunya ini akan memberi peluang bisnis bagi member untuk kemudian mencari pelanggan lainnya untuk kemudian menggunakan jasa Anda.

Media sosial juga masih merupakan instrumen pemasaran yang efektif. Dengan layanan antar jemput tentunya akan lebih menarik bagi calon pelanggan. Media sosial selain menjadi jembatan antara Anda dengan calon konsumen juga bisa berfungsi sebagai alat publikasi untuk membangun brand Anda.
  • Waktu
Terkadang jumlah order laundry yang Anda terima biasa-biasa saja, namun ada kalanya Anda akan mengalami peningkatan. Ketika jumlahnya semakin banyak, maka tentu saja akan berpengaruh pada ketepatan waktu penyelesaian order. Anda bisa melakukan pendataan terhadap frekuensi jumlah order dari waktu ke waktu. Ini bisa bermanfaat untuk mengantisipasi lonjakan order juga sebagai acuan bagi Anda apakah harus menambah mesin cuci atau menambah jumlah karyawan.
  • Kerusakan Pakaian/Tertukar/Hilang
Penanganan pakaian mungkin sudah sesuai prosedur, namun mungkin tetap saja ada kejadian di mana pakaian yang Anda kerjakan mengalami kerusakan, Tertukar dengan pelanggan lain, atau mungkin juga malahan hilang entah karena terbawa oleh cucian pelanggan lainnya atau sebab lain. Dalam hal ini Anda bisa memberikan jaminan tertentu seperti penggantian dengan uang atau bentuk jaminan lainnya.

Untuk mengantisipasi kejadian seperti ini Anda harus memilah terlebih dahulu pakaian-pakaian berdasarkan janis bahan, nama pemilik/asal agen, dll. Ini bisa dilakukan dengan memberi tanda tertentu seperti menambahkan tag label, dsb.


Tuesday, May 20, 2014

Bioskop Mini - Alternatif Bisnis Hiburan Di Kota "Bebas Bioskop"

bioskop mini
Anda mungkin sudah tidak asing dengan sebuah tempat hiburan bernama bioskop. Sebuah tempat hiburan yang menyajikan tontonan film-film terbaru dari seluruh dunia, dan orang-orang tinggal memilih akan menonton film apa yang disukai dengan membayar tiket masuk. Berbagai fasilitas seperti AC, sound system yang baik, tempat duduk yang nyaman, semua menjadi fitur Andalan bioskop-bioskop masa kini. Sayangnya, tidak semua orang bisa menikmati bagaimana rasanya menonton bioskop, terutama di kota-kota yang memang tidak terdapat bioskop di kota tersebut. Ini yang belakangan memberi peluang bagi pelaku bisnis yang dengan kreatifitas mereka mendirikan bioskop-bioskop mini.

Selama ini memang pelaku bisnis bioskop besar seperti Cinema XXI dan Megaplex hanya berkonsentrasi pada kota-kota besar saja seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan berbagai kota besar lainnya. Cineplex (Cinema Complex) atau sebuah komplex bioskop dimana pada satu gedung terdapat beberapa ruang bioskop ini mulai memasuki Indonesia sejak awal 90an. Keberadaan Cineplex ini kemudian perlahan menggerus bioskop-bioskop konvensional di beberapa daerah, ditambah dengan semakin maraknya peredaran film-film bajakan di tengah masyarakat. Akhirnya modal besar yang menang. Bioskop konvensional mungkin sudah punah dan sekarang tersisa tinggal cineplex sebagai pelaku bisnis tontonan film utama yang bertahan.

Tidak ada bisnis yang sukses tanpa kemudian melahirkan sebuah ide bisnis lainnya. Inilah yang kemudian ditangkap oleh beberapa pelaku bisnis kreatif yang melihat sebuah peluang pada sektor hiburan tontonan ini. Dengan konsep yang relatif sama, mereka ini kemudian menjadikan sebuah konsep bioskop berkelas dalam bentuk yang lebih kecil. Pelayanan sama, fasilitas sama, kualitas sama, namun dengan skala mini.

Hal ini tentu saja kemudian seakan menjadi sebuah nilai lebih dimata pelanggan, karena dengan konsep yang lebih kecil otomatis akan lebih memberikan privasi bagi pelanggan. Dengan menyasar kalangan pelajar dan mahasiswa, terbukti konsep bioskop mini ini bisa bertahan dan malah terus berkembang. Jika awal konsepnya lebih kepada privasi, sekarang ini keberadaan bioskop mini semakin meluas dengan menjawab permintaan pasar dengan merambah ke kota-kota yang tidak mempunyai sebuah bioskop di kota tersebut.

Ekspansi ke daerah-daerah "bebas bioskop" tentunya semakin memperbesar peluang menjadi pemimpin pasar. Jika selama ini masyarakat daerah terbiasa menikmati tontonan berbagai film baru hanya dari membeli VCD/DVD bajakan atau menunggu tayangan televisi, keberadaan bioskop mini ini tentu merupakan sebuah pengalaman baru. 

Pelayanan

Bioskop mini ini memang tidak berbeda jauh dengan bioskop besar pada umumnya. Letak perbedaaannya hanya pada segi skalanya yang lebih kecil. Ini berartipelaku bisnis ini harus memiliki sesuatu yang lebih untuk ditawarkan kepada pengunjung. Jika fasilitas seperti kursi penonton, sound system, kualitas gambar dan faktor teknis lainnya sudah mumpuni, itu saja tidak cukup, karena bioskop besar tentu juga menawarkan hal yang sama. Lalu?

Beberapa pelaku bisnis bioskop mini ini kemudian melirik pada satu hal : Pelayanan. Fitur pelayanan kemudian menjadi senjata utama. Karena mereka bersaing dengan korporasi bermodal tebal, bersaing pada bidang teknologi serta fasilitas tentunya jelas akan kalah. Namun jika membidik dari segi pelayanan, mereka masih mempunyai posisi tawar di mata pengunjung.

Pada bioskop mini, umumnya ruangannya lebih kecil, sekitar 15-20 orang. Pengunjung bisa memilih untuk menonton bersama pengunjung lainnya, atau menyewa satu ruang studio bioskop untuk rombongan mereka. Sebuah pilihan bagi pengunjung yang menginginkan sebuah privasi untuk menonton. Lalu kelebihan lainnya, tidak seperti bioskop besar yang filmnya sudah ditentukan dengan jadwal tertentu, pada bioskop mini ini pengunjung bisa dengan bebas memilih film apa yang ingin mereka tonton.

Pemasaran

  • Merangkul Komunitas

Aktifitas menonton bioskop memang menyenangkan, terlebih jika dilakukan bersama teman, kerabat, atau komunitas. Ini juga menjadi salah satu keunggulan dari bioskop mini, karena pengunjung bisa memilih film apa yang ingin ditonton, jadi menonton dengan orang-orang terdekat yang juga menyukai film yang sama tentunya akan sangat seru.

Anda bisa mulai dengan membagikan brosur di tempat-tempat biasa para komunitas-komunitas berkumpul. Atau dengan membangun komunitas Anda sendiri dengan memanfaatkan media sosial. Anda bisa menawarkan fasilitas membership dengan beberapa keuntungan seperti misalnya potongan harga, dll.

  • Kota Kecil Untung Besar

Pertengahan 90an memang merupakan masa sulit bagi pebisnis bioskop. Banyak usaha bisnis bioskop yang gulung tikar karena hantaman arus peredaran VCD bajakan, kemudian dilanjutkan dengan semakin maraknya DVD bajakan. Hanya mereka dengan modal serta korporasi besar yang mampu bertahan. Jika mungkin Anda berasal dari sebuah kota kecil, mungkin dulu sempat merasakan menonton bioskop, namun hal itu sekarang sudah tidak bisa Anda nikmati lagi karena bioskop tersebut sudah lama bangkrut.

Membuka bisnis hiburan seperti bioskop mini di kta0kota kecil ini tentu saja merupakan sebuah kesempatan. Pertama karena bisa dikatakan bisnis ini hampir tidak mempunyai pesaing, sehingga Anda berpeluang menjadi penguasa pasar dibidang ini. Kedua, masyarakat mungkin rindu dan ingin merasakan sensasi menonton dengan suasana bioskop, meski dalam skala kecil.

  • Komisi Agen
Anda bisa memberikan komisi bagi member yang mengajak temannya yang bukn member untuk menonton di bioskop mini Anda. Besarannya bisa Anda tentukan sendiri, entah dengan uang tunai, atau dengan poin yang bisa ditukar dengan tiket gratis, dsb.

Peluang

Sebagai bisnis yang relatif baru di masyarakat Indonesia, bioskop mini ini ternyata mampu memberikan kauntungan yang fantastis. Dengan keuntungan bersih mencapai kisaran 60% - 80%, tentunya ini sangat menjanjikan sebagai pilihan usaha. Memang untuk memulai bisnis ini membutuhkan modal yang cukup besar, meski tidak sebesar bioskop besar tentunya..

Untuk memulai bisnis ini diperlukan modal setidaknya 100 - 200 juta. Mdal tersebut untuk membeli berbagai perlengkapan seperti ruang bioskop, dekorasi, kursi, peredam suara, sound system, player, proyektor, koleksi film, serta genset. Untuk pengadaan film Anda bisa melakukan kerja sama dengan toko rental DVD, dengan demikian bisa sedikit mengurangi pengeluaran biaya.

Penerapan tarif sewa ruangan bioskop bisa Anda sesuaikan dengan kualitas pelayanan Anda, sebab yang kami temukan dilapangan menunjukkan bahwa pelaku bisnis bioskop mini ini menerapkan tarif yang berbeda-beda, berkisar Rp.15.000 - Rp.180.000/orang. Namun dengan estimasi tarif termurah, dengan jumlah pengunjung misalnya minimal 150 orang, omset yang diperoleh mencapai Rp.2.250.000/hari. Itu artinya laba sebesar Rp.1.800.000/hari bisa Anda kantongi.

Sunday, May 18, 2014

Efektifitas BBM Channel Bagi Bisnis Anda

BBM Channel
Semua orang sekarang ini mungkin sudah sangat akrab dengan Blackberry. Sebuah merek smartphone yang belakangan ini diisukan bangkrut dan tinggal sejarah. Namun apa seperti itu kenyataanya? Meskipun Blackberry telah melepas salah satu platform andalannya yakni Blackberry Messenger (BBM) ke iOS serta Android, ternyata Blackberry masih bertahan sebagai salah satu brand smartphone yang diperhitungkan. Dengan pelepasan platform BBM tersebut ternyata justru membuktikan bahwa fitur chatting tersebut masih mempunyai audiens yang sangat-sangat banyak di seluruh dunia. Anda yang sekarang pengguna smartphone Android maupun iOS bisa dipastikan juga menggunakan aplikasi BBM juga bukan?

Belakangan ini muncul sebuah tampilan khusus pada tampilan BBM. Sebuah icon bertajuk BBM Channel. Apa itu? BBM Channel merupakan fitur platform terbaru yang dirilis oleh Blackberry. Bentuknya sederhana, namun bisa memberikan dampak yang sangat besar bagi pelaku bisnis, baik skala besar maupun kecil. Cara kerjanya mirip seperti media sosial, namun mempunyai beberapa kelebihan yang tidak dimiliki sosial media lainnya. Ini yang membuat Anda harus mulai menggunakan platform terbaru dari Blackberry ini.

Kelebihan

Pelaku bisnis, terutama yang aktif di internet mungkin sudah bisa dipastikan juga menggunakan media sosial sebagai salah satu marketing tools untuk menunjang kegiatan bisnisnya. Ada yang menggunakan Foursquare, Google+, LinkedIn, Facebok, Twitter, atau Path, juga media sosial lainnya. Namun apa kesamaannya dari semua media sosial tersebut? Orang-orang yang berada di lingkaran Anda, friends list, followers Anda, mereka harus mengakses internet untuk bisa melihat update-update berbagai informasi dari akun-akun yang mereka follow, dsb. Terkadang update tersebut dengan mudah terlewat, karena "tertimpa" oleh berbagai update lainnya pada timeline mereka. Ini bisa dengan mudah terjadi, sebab pada media sosial memang bersifat terbuka karena aksesnya melalui browser sehingga bisa diakses pula di internet.

Blackberry channel ini tidak seperti media sosial lainnya, hanya bisa diakses oleh pengguna layanan BBM, jadi tidak bisa diakses melalui browser internet. Hal ini membuat BBM Chnannel ini seperti sebuah media sosial berbasis komunitas, dan cenderung menguntungkan bagi pemilik channel untuk mengembangkan brand, karena pemilik channel bisa secara langsung mendistribusikan informasi apapun kepada siapapun yang berlangganan channel mereka karena setiap update yang mereka kirim akan langsung masuk kepada setiap pengguna BBM yang berlangganan channel tersebut.

Syarat untuk berlangganan suatu channel tertentu tidak harus terkoneksi dengan pemilik channel, sehingga siapapun bisa berlangganan dan memutuskan untuk berhenti berlangganan sesuka hati. Bagi pelaku bisnis, ini tentu sebuah fitur yang tepat. Anda bisa membagikan informasi, menjalin komunikasi langsung dengan pelanggan dan membangun brand secara lebih luas dengan komunitas yang lebih terarah. Mirip seperti Facebook Page, namun khusus pengguna layanan BBM. Sebuah microblog dengan layanan yang lebih mengutamakan privasi pelanggan tentunya..

Cara Meningkatkan Pelanggan BBM Channel

Ada 2 cara agar orang lain bisa menemukan channel milik Anda. Pertama dengan melakukan search pada panel "search channel" yang ada pada akun BBM. Cara ini adalah dengan melakukan pencarian dengan memasukkan nama channel yang dimaksud pada panel "search channel", kemudian akan muncul beberapa pilihan channel yang memiliki nama channel yang dimaksud. Cara ini memang salah satu perbedaan BBM Channel dengan fitur BBM sebelumnya, dimana untuk bisa terkoneksi pada BBM Channel bisa mencari dari nama, bukan hanya dari pin.

Kelemahan dari penggunaan nama ini adalah dengan adanya nama channel yang terkadang sama, sehingga sering tertukar dengan channel yang lain. Untuk mengakali kemungkinan kesamaan nama, Anda bisa menggunakan nama serta foto profile yang unik.

Kedua dengan meng-invite pin BBM Channel. Cara ini sama dengan ketika Anda menginvite pin seseorang, namun kali ini dengan meng-invite pin suatu channel, maka seseorang secara otomatis berlangganan channel tersebut. Uniknya adalah bahwa pemilik channel tidak bisa mengetahui pin orang-orang yang berlangganan channel miliknya, sehingga ada sebuah penghargaan terhadap privasi pelanggan sebuah channel.

Bagaimana Anda bisa memperkenalkan channel Anda? Tentunya Anda bisa membagikan pin atau barcode dari channel milik Anda melalui berbagai akun sosial milik Anda lainnya. Jika Anda membuat channel untuk membagikan informasi mengenai blog, maka anda bisa memajang barcode serta pin channel Anda pada blog/website Anda. Bisa juga Anda invite kontak BBM Anda.

Ada banyak cara dalam mempromosikan channel BBM Anda. Penggunaan barcode serta pin merupakan cara terbaik dibandingkan dengan searching nama channel, karena barcode dan pin bisa mengeliminasi kemungkinan "salah channel" akibat kesamaan nama channel.

Mempertahankan Pelanggan Channel

Melihat bagaimana cara kerja serta fitur yag disajikan oleh BBM Channel, mungkin bisa dibilang BBM Channel ini lebih mirip seperti sebuah microblog layaknya twitter, karena posting dibatasi hanya sepanjang 400 karakter, namun dalam pengoperasiannya lebih mirip Facebook Page. Kelebihannya, BBM Channel ini hanya khusus bagi pengguna BBM dan hanya bisa diakses oleh pengguna BBM.

Seperti yang sudah disinggung diatas, BBM Channel ini bisa lebih mengarahkan kemana dan untuk siapa isi konten yang Anda posting, karena pelanggan yang berlangganan sebuah channel merupakan orang-orang dengan ketertarikan yang sama. Lalu bagaimana cara mempertahankan pelanggan channel Anda?

Dari hasil yang kami temukan, ternyata orang-orang berlangganan sebuah blog, menambahkan juga mengikuti sebuah akun adalah untuk bersosial juga mendapatkan informasi. Dalam hal ini, kualitas konten dan juga frekuensi posting sangat berpengaruh. Konten yang berkualitas dan relevan tentunya menarik untuk disimak. Anda harus mampu ntuk memberikan konten yang berkualitas secara periodik pada pelanggan channel Anda. Isi konten yang melulu berisikan penawaran produk bukanlah sebuah konten yang menarik, dan itu artinya channel Anda akan ditinggalkan.

Lalu frekuensi posting juga sangat berpengaruh. Karena BBM Channel ini terintegrasi dengan BBM, tentunya penanda BBM akan berbunyi ketika seuah osting Anda lakukan. Ini sangat bagus bagi efektifitas penyampaian informasi, namun jika terlalu sering hingga beberapa kali dalam sehari tentu akan sangat mengganggu, dan ini artinya channel Anda berpotenti untuk ditinggalkan. Frekuensi posting yang ideal adalah 1-2 posting dalam seminggu. Terlalu sering melakukan posting membuat Anda semakin fokus pada jumlah posting, bukan pada kualitas. Jika Anda melakukan posting setidaknya setiap 2 hari, maka Anda punya waktu dalam mempersiapkan konten yang berkualitas bagi pelanggan channel Anda.

Join BBM Channel "Pelaku UKM". Search di panel BBM Channel atau invite pin C001A97A3 untuk mendapatkan update mengenai artikel terbaru atau berbagai update lainnya seputar dunia usaha kecil menengah di Indonesia.